Lelaki yang Mengubah Garis Menjadi Masa Depan

Dentuman alat proyek dan aroma semen basah sudah akrab dalam ingatan I Kadek Andre Wisnu Kusuma sejak usia muda. Kehidupan yang dekat dengan dunia pembangunan membuat rasa penasarannya tumbuh perlahan hingga berubah menjadi cita cita besar. Sosok yang akrab disapa Andre itu tidak pernah menyangka bahwa kebiasaan mengikuti ayahnya ke lokasi proyek justru menjadi awal perjalanan panjang menuju dunia arsitektur dan konstruksi yang kini membesarkan namanya.

Lahir di Badung pada tahun 1999, Andre tumbuh dalam keluarga sederhana dengan nilai kerja keras yang begitu kuat. Ayahnya bekerja sebagai kontraktor, sedangkan sang ibu fokus mengurus keluarga di rumah. Sebagai anak terakhir dari dua bersaudara, ia dikenal memiliki rasa ingin tahu tinggi dan senang memperhatikan banyak hal secara detail. Ketika anak seusianya sibuk bermain, Andre justru tertarik melihat proses pembangunan yang dilakukan para pekerja di lapangan. Dari sana muncul ketertarikan terhadap bagaimana sebuah bangunan dirancang dan diwujudkan menjadi sesuatu yang bernilai.

Pendidikan dasar ia tempuh di sekolah negeri sebelum melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 5 Denpasar. Pada masa SMP itulah Andre mulai sering ikut melihat proyek milik ayahnya secara langsung. Pengalaman tersebut membuka pikirannya bahwa dunia konstruksi bukan hanya tentang membangun fisik bangunan, melainkan tentang tanggung jawab, ketelitian, dan proses panjang yang membutuhkan kesabaran. Ketertarikannya semakin kuat hingga akhirnya ia memilih masuk SMK jurusan gambar bangunan setelah lulus SMP.

Keputusan itu menjadi titik awal yang mempertemukannya dengan ilmu desain dan teknik pembangunan secara lebih serius. Selama menempuh pendidikan di SMK, Andre aktif mencari pengalaman lapangan melalui praktik kerja. Ia pernah menjalani praktik di kantor konstruksi, kemudian melanjutkan praktik kedua di Altar Kreasi dan praktik ketiga di sebuah kantor konsultan bangunan di kawasan A Yani. Pengalaman tersebut membuat kemampuannya berkembang lebih cepat karena ia belajar langsung mengenai dunia kerja profesional.

Semangat belajar Andre terus tumbuh hingga ia memutuskan melanjutkan pendidikan di Politeknik Negeri Bali jurusan manajemen proyek konstruksi. Pilihan itu semakin memperkuat pemahamannya mengenai proses pembangunan secara menyeluruh. Saat menjalani masa kuliah, ia sudah mulai terlibat dalam perencanaan proyek pemerintah di wilayah Buleleng dan Jembrana. Pengalaman itu menjadi bekal penting yang membuatnya memahami bagaimana sebuah proyek dirancang dengan perhitungan matang dan koordinasi yang detail.

Tahun 2020 menjadi masa yang penuh tantangan karena pandemi melanda berbagai sektor kehidupan. Dalam situasi tersebut, Andre tetap menjalani proses magang di Ayana. Pengalaman bekerja di lingkungan profesional memberinya banyak pelajaran tentang standar kualitas, ketepatan kerja, dan pentingnya menjaga profesionalisme dalam industri konstruksi. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan kuliahnya pada tahun 2021 dengan pengalaman lapangan yang cukup matang dibanding banyak orang seusianya.

Setelah lulus kuliah, Andre sempat bekerja secara freelance membuat desain gambar bangunan. Kemampuannya dalam merancang desain membuat dirinya mulai dikenal dan dipercaya oleh beberapa klien. Tidak lama kemudian, ia mendapatkan beberapa tawaran pekerjaan dari Bajo, Sumba, dan Ayana. Dari berbagai pilihan tersebut, ia memilih melanjutkan perjalanan profesionalnya bersama Ayana karena merasa tempat itu mampu memberinya ruang belajar lebih besar.

Keinginannya untuk terus berkembang membuat Andre melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Udayana jurusan teknik sipil. Baginya, ilmu menjadi pondasi penting dalam membangun masa depan yang lebih besar. Ia percaya bahwa kemampuan teknis harus terus diasah agar mampu mengikuti perkembangan dunia konstruksi yang terus berubah.

Perjalanan membangun usaha sendiri dimulai dari langkah kecil yang penuh keberanian. Proyek pertamanya berada di kawasan Pererenan. Setelah itu ia mendapatkan proyek hasil mencari klien secara mandiri berupa pembangunan tembok pagar di sebuah perumahan. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga karena untuk pertama kalinya ia membuktikan bahwa dirinya mampu membangun kepercayaan dengan usahanya sendiri.

Perjalanan karier Andre berkembang semakin cepat sejak tahun 2023 ketika ia mulai banyak menerima proyek di kawasan Canggu. Salah satu proyek besar yang menjadi titik penting dalam perjalanannya adalah pembangunan dua unit villa dan satu guesthouse milik temannya. Proyek tersebut menjadi tantangan besar karena membutuhkan pengelolaan yang matang dan ketelitian tinggi dalam pengerjaan. Setelah melalui proses panjang, proyek itu berhasil diselesaikan pada tahun 2024.

Nama PT Karya Mas Sejahtera memiliki makna mendalam bagi Andre. Kata karya melambangkan hasil kerja dan dedikasi yang ia curahkan dalam setiap proyek. Kata mas menggambarkan sesuatu yang bernilai layaknya emas, sedangkan sejahtera menjadi harapan agar setiap karya yang dibangun mampu membawa manfaat bagi banyak orang. Filosofi tersebut menjadi pegangan yang terus ia bawa dalam membangun perusahaan dan menjaga kualitas setiap pekerjaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!