Menjaga Jiwa Tradisi Lewat Karya Arsitektur dan Ruang Kehidupan

Keteguhan membangun identitas menjadi langkah utama yang membawa I Wayan Wahyu Sambu Ardika Putra berkembang sebagai sosok muda di dunia arsitektur dan konstruksi Bali. Melalui Sambuarch Studio, Wahyu menghadirkan konsep ruang yang tidak hanya modern secara visual, namun tetap menyimpan jiwa budaya Bali yang kuat dalam setiap detailnya.

Lahir di Denpasar pada tahun 1999, Wahyu memilih dunia arsitektur sebagai bidang yang paling dekat dengan minat dan cara pandangnya terhadap sebuah ruang. Ketertarikannya terhadap pembangunan membawanya melanjutkan pendidikan di jurusan arsitektur Universitas Udayana hingga berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya pada tahun 2021. Setelah lulus, ia mulai memperluas pengalaman profesional sebagai engineering architect di sebuah perusahaan kontraktor sebelum melanjutkan perjalanan karier bersama Tunas Jaya Sanur.

Dalam perjalanan tersebut, Wahyu mendapatkan pengalaman menangani proyek besar seperti pembangunan Pasar Gianyar hingga proyek di Pulau Bintan yang dijalani selama dua tahun. Pengalaman lapangan itu membentuk pemahamannya mengenai proses pembangunan secara menyeluruh, mulai dari konsep desain, teknis konstruksi, hingga bagaimana sebuah bangunan mampu menjawab kebutuhan penggunanya.

Sebelum membangun usahanya secara penuh, Wahyu aktif membagikan hasil desain melalui media sosial. Dari sana, berbagai proyek freelance mulai berdatangan dan perlahan membuka jalannya untuk membangun studio sendiri.

Nama Sambuarch Studio lahir dari gabungan identitas personal dan bidang yang ia tekuni. Kata Sambu berasal dari nama keluarga yang menjadi simbol akar dan perjalanan hidupnya, sementara arch merujuk pada arsitektur sebagai fondasi utama usaha yang dibangun. Pendekatan penamaan seperti ini banyak digunakan studio kreatif modern untuk menciptakan identitas usaha yang lebih personal dan mudah diingat.

Berbeda dengan banyak studio arsitektur modern yang hanya mengejar tampilan minimalis, Wahyu menghadirkan pendekatan yang memadukan arsitektur Bali dengan nuansa modern kontemporer. Identitas paling menonjol dari karya-karya Sambuarch Studio terletak pada penggunaan ornamen khas Bali khususnya pintu antik Bali sebagai elemen utama desain. Bagi Wahyu, pintu bukan sekadar akses masuk bangunan, melainkan bagian dari karakter ruang yang memiliki nilai budaya dan cerita.

Pandangan tersebut kemudian berkembang menjadi lini bisnis baru berupa pembuatan serta jual beli pintu antik Bali. Tidak berhenti pada jasa desain arsitektur, Sambuarch Studio kini juga bergerak dalam bidang konstruksi, interior, hingga pengadaan elemen dekoratif khas Bali.

Perjalanan usaha ini dimulai sejak masa pandemi tahun 2020 ketika Wahyu mencoba membuka bisnis interior sederhana dengan memanfaatkan area rumah sebagai workshop. Dari ruang kecil itu, ia mulai membangun relasi dan memahami kebutuhan pasar secara langsung. Ketekunan tersebut akhirnya membawa Sambuarch Studio berkembang menjadi studio kreatif yang memiliki identitas kuat dan karakter desain yang khas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!