Dari Mimpi Masa Kecil Menuju Ruang Penuh Kehangatan

Gemuruh pariwisata Bali sering menghadirkan kemewahan dan keramaian yang memikat banyak orang. Namun di antara hiruk pikuk itu, hadir sebuah tempat yang justru menawarkan ketenangan. Udara sejuk, suara alam yang lembut, serta suasana hening yang menenangkan menjadi pengalaman berbeda yang dirasakan saat berada di Lunga Cafe and Villa. Tempat tersebut lahir dari perjalanan panjang seorang perempuan bernama Ni Wayan Wulaningsih, S.E., M.Par atau yang akrab disapa Wulan.

Wulan lahir di Jimbaran pada tahun 1988 sebagai anak pertama dari tiga bersaudara. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dengan sosok ayah yang bekerja sebagai pelukis sekaligus chef, sementara sang ibu mengabdikan dirinya sebagai ibu rumah tangga. Lingkungan keluarga membentuk dirinya menjadi pribadi pekerja keras sekaligus penuh ketekunan sejak usia muda.

Perjalanan hidup Wulan mulai berubah ketika ia melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 1 Kuta Utara. Saat duduk di kelas dua SMA, ketertarikannya terhadap dunia pariwisata mulai tumbuh. Ia membayangkan dirinya bekerja di kapal pesiar dan berkeliling ke berbagai negara. Mimpi tersebut kemudian membawanya memilih melanjutkan pendidikan D3 Tata Hidang di STP Nusa Dua.

Selama menempuh pendidikan, Wulan memperoleh kesempatan menjalani pelatihan kerja di Hard Rock sebagai Food and Beverage Service. Pengalaman berikutnya membawanya hingga ke Grand Hyatt Singapore pada bidang yang sama. Dunia hospitality memberinya banyak pelajaran tentang pelayanan, kedisiplinan, dan cara memahami kebutuhan orang lain.

Tahun 2009 menjadi awal perjalanan profesionalnya setelah menyelesaikan pendidikan kuliah. Ia sempat bekerja sebagai sales executive di GWK sebelum akhirnya memutuskan merantau ke Dubai pada tahun 2010. Di sana ia bekerja sebagai waitress selama dua tahun. Pengalaman hidup di luar negeri membuat Wulan semakin matang dalam menghadapi tantangan dan memahami dunia kerja internasional.

Sekembalinya ke Indonesia, Wulan menikah pada tahun 2012 dan menjalani kehidupan baru bersama sang suami. Ia kemudian bekerja di bidang travel agent sebagai HRD. Kehidupan membawanya pindah ke Buleleng mengikuti tugas sang suami. Meski telah bekerja, semangat belajar dalam dirinya tidak pernah padam. Pada tahun 2015 ia melanjutkan pendidikan S1 Pariwisata sambil mengajar di Monarch. Keinginannya memperdalam ilmu kembali membawanya menempuh pendidikan S2 Magister Pariwisata di Universitas Udayana pada tahun 2019. Kini, Wulan menjabat sebagai Corporate Certification Manager di Monarch Bali dan juga Direktur LSP Pariwisata Nugraha Internasional dan sebagai Master Asesor BNSP.

Seluruh pengalaman hidup, pendidikan, dan perjalanan karier itu akhirnya bermuara pada lahirnya Lunga Cafe & Villa pada Juli 2025. Usaha tersebut dibangun bersama sang suami dengan penuh cinta dan penghormatan terhadap keluarga. Nama Lunga diambil dari nama sang kakek, I Wayan Lunga, sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan peran leluhur dalam kehidupan mereka.

Lunga Cafe & Villa hadir dengan konsep nature yang didominasi material kayu dan nuansa alami. Lokasinya yang jauh dari jalan raya membuat tempat ini terasa begitu tenang tanpa suara kendaraan. Keberadaan hutan di sekitar area vila menghadirkan suasana teduh dan udara sejuk yang menenangkan. Konsep tersebut menjadikan Lunga sebagai hidden gem bagi para pencari ketenangan di tengah padatnya aktivitas kehidupan.

Melalui Lunga Cafe & Villa, Wulan bukan hanya membangun sebuah usaha. Ia menghadirkan ruang untuk beristirahat, merasakan kedamaian, dan kembali menikmati hangatnya alam dengan cara yang sederhana namun bermakna.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!