Mengukir Identitas melalui Arsitektur dan Hospitality

Apri Setyawan adalah arsitek sekaligus Principal Sujiwa Design Architecture Studio di Bali. Dengan pendekatan yang berakar pada konteks lokal dan kebutuhan masa kini, ia merancang karya yang memadukan arsitektur Nusantara dengan kehidupan modern. Selain itu, Apri juga merupakan pendiri Kaya Restaurant dan Rawlings Ubud, yang menunjukkan perhatiannya pada desain, hospitality, branding, dan perannya sebagai creative director.

Berbasis di Bali, Sujiwa Design Architecture Studio merupakan praktik arsitektur yang mengeksplorasi hubungan antara ruang, alam, dan budaya dalam setiap karya. Menurut Apri Setyawan, Principal Sujiwa Design “Arsitektur bagi saya bukan sekadar menciptakan bangunan, tetapi bagaimana sebuah ruang dapat merespons tempat, alam, dan kehidupan penggunanya. Kami percaya setiap proyek memiliki cerita yang berbeda, sehingga proses desain selalu diawali dengan memahami karakter tapak, iklim, budaya, dan konteks di sekitarnya. Dari sanalah lahir arsitektur yang terasa alami, jujur, dan memiliki identitas yang kuat.”

Mengusung pendekatan neo-vernakular, Sujiwa Design menginterpretasikan kembali nilai-nilai arsitektur Nusantara ke dalam bahasa arsitektur kontemporer. Material alami, proporsi yang sederhana, pencahayaan alami, serta keterampilan para perajin menjadi elemen penting dalam setiap proyek, menghasilkan karya yang modern namun tetap memiliki keterikatan dengan budaya dan lingkungan sekitarnya.

Melalui setiap proyek, studio ini berupaya menghadirkan arsitektur yang autentik, berkelanjutan, danrelevan terhadap perkembangan zaman, Sujiwa Design Architecture Studio terus mengeksplorasi kemungkinan baru dalam desain yang menghubungkan tradisi dengan inovasi, lokalitas dengan perspektif global, serta kesederhanaan dengan ketelitian. Setiap karya menjadi refleksi dari komitmen studio untuk menciptakan arsitektur yang authentic, timeless, dan meaningful.

Kaya Ubud menghadirkan kekayaan cita rasa Indonesia melalui hidangan klasik yang diinterpretasikan dalam penyajian modern. Lebih dari sekadar restoran, Kaya menawarkan pengalaman bersantap yang memadukan rasa, suasana, arsitektur, dan keramahan dalam satu kesatuan. Dilengkapi dengan pilihan classic cocktails, setiap kunjungan dirancang untuk memberikan pengalaman yang hangat, santai, dan berkesan di jantung Ubud.

Meski hadir dalam ruang yang relatif kecil, Rawlings Ubud memaksimalkan setiap sudut melalui pendekatan desain brutalist tropical, memadukan material ekspos, beton, dan dominasi tanaman hijau yang menciptakan suasana hangat sekaligus menyegarkan. Mengusung konsep One-Stop Warung, Rawlings menemani ritme Ubud dari pagi hingga malam dengan all-day breakfast, specialty coffee, healthy & raw food, hingga happy hour cocktails, menghadirkan pengalaman yang sederhana, hidup, dan penuh karakter.

Bagi Apri Setyawan, setiap karya bukan sekadar hasil rancangan, melainkan ruang yang mampu menghadirkan pengalaman, membangun keterhubungan, dan meninggalkan kesan bagi setiap orang yang menggunakannya. Melalui Sujiwa Design Architecture Studio, Kaya Ubud, dan Rawlings Ubud, ia menunjukkan bahwa desain yang baik lahir dari pemahaman terhadap manusia, budaya, serta lingkungan tempat karya itu berada. Dengan konsistensi dalam menggabungkan nilai-nilai lokal, inovasi, dan kualitas desain, Apri terus menghadirkan karya-karya yang relevan dengan kebutuhan masa kini  dan memiliki nilai yang akan tetap bermakna di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!