Mengubah Keterbatasan Menjadi Kesempatan, Perjalanan I Ketut Kerta Yasa Merintis Bisnis Hospitality

Di balik berdirinya sebuah usaha yang kini menjadi pilihan para wisatawan untuk menikmati ketenangan alam Bali, tersimpan perjalanan panjang yang dibangun dari kesederhanaan, pengorbanan, serta keyakinan bahwa masa depan dapat diubah oleh kemauan untuk terus melangkah. Itulah kisah I Ketut Kerta Yasa, sosok muda yang membuktikan bahwa mimpi besar tidak selalu bergantung pada usia maupun latar belakang.

I Ketut Kerta Yasa yang akrab disapa Bli Kerta lahir di Bangli pada Februari 1999. Ia merupakan anak bungsu dari empat bersaudara yang tumbuh dalam keluarga petani. Hari harinya dipenuhi permainan di tanah lapang bersama teman sebaya ketika gawai belum menjadi bagian dari kehidupan sehari hari.

Di balik masa kecil yang penuh keceriaan, ia juga telah mengenal arti tanggung jawab. Sebagai anak petani, Bli Kerta sering membantu orang tua di sawah. Salah satu kegiatan yang paling sering dilakukan adalah memanen kacang. Bahkan pekerjaan tersebut kerap dimulai sebelum matahari terbit. Rutinitas itu mengajarkannya bahwa setiap hasil yang baik selalu lahir dari usaha yang dilakukan dengan penuh kesabaran.

Perjalanan pendidikannya dimulai di SD Negeri 6 Peninjoan, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 2 Tembuku, hingga akhirnya menempuh pendidikan di SMK Negeri 1 Bangli. Ketika masih duduk di bangku sekolah, ia pernah memiliki cita-cita menjadi pegawai bank. Pada masa itu, profesi tersebut dipandang sebagai pekerjaan yang menjanjikan dan memiliki prestise tinggi. Sayangnya, kondisi ekonomi keluarga menjadi hambatan yang cukup besar. Setelah menyelesaikan pendidikan di tingkat menengah, ia belum memiliki kesempatan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Meski demikian, Bli Kerta tidak memilih menyerah pada keadaan. Ia memutuskan untuk bekerja lebih dahulu sambil mengumpulkan biaya agar suatu saat dapat melanjutkan pendidikan. Kesempatan pertama datang ketika ia diterima sebagai staf di sebuah restoran. Dari sana ia mulai mengenal dunia pelayanan, komunikasi, dan pentingnya memberikan pengalaman terbaik bagi setiap tamu.

Semakin lama bekerja, ia menyadari bahwa industri pariwisata menawarkan peluang yang sangat luas. Ketertarikannya terhadap bidang tersebut terus berkembang hingga akhirnya ia memutuskan mengikuti pendidikan di Monarch sebagai langkah untuk memperdalam pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan profesionalnya. Selama menjalani pendidikan, ia tetap bekerja dan bahkan sempat mengambil pekerjaan tambahan. Menjalani tiga aktivitas sekaligus tentu bukan hal yang mudah. Waktu dan tenaga harus dibagi secara disiplin sehingga setiap hari menjadi tantangan tersendiri.

Pada akhirnya, ia harus menentukan pilihan. Demi menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan pendidikan, Bli Kerta memutuskan berhenti dari tempat kerja sebelumnya. Ia kemudian bergabung dengan tempat kerja baru sambil tetap menyelesaikan pendidikannya. Setelah sekitar enam bulan, ia melanjutkan perjalanan karier dengan bekerja di sebuah beach club yang berada di salah satu hotel.

Berbagai pengalaman yang diperoleh membuatnya semakin memahami bagaimana sebuah usaha di bidang hospitality dijalankan. Namun di tengah perjalanan karier yang terus berkembang, muncul sebuah pemikiran yang mengubah arah hidupnya. Ia merasa bahwa hanya mengejar jenjang karier bukanlah satu satunya pilihan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Dengan keberanian yang besar, pada tahun 2024 Bli Kerta mendirikan usaha akomodasi pertamanya yang diberi nama The Kaya Villa di kawasan Tabanan. Memulai usaha sendiri berarti harus siap menghadapi berbagai tantangan mulai dari pengelolaan operasional, pelayanan tamu, hingga menjaga kualitas agar tetap sesuai harapan. Meski demikian, ia memilih menjalani semuanya dengan penuh keyakinan sambil terus belajar dari setiap proses yang terjadi.

Sejak awal, ia tidak memasang harapan yang terlalu tinggi. Fokus utamanya adalah memberikan pelayanan terbaik serta terus memperbaiki setiap kekurangan yang ditemui. Pendekatan tersebut justru membawa hasil yang baik. Para tamu mulai berdatangan secara bergantian dan memberikan tanggapan positif terhadap pengalaman menginap yang mereka rasakan.

Melihat perkembangan usaha yang berjalan baik, ia kembali mengambil langkah berani dengan menghadirkan akomodasi kedua yang diberi nama Uma Kaya Villa. Kedua villa tersebut mengusung konsep yang serupa dengan menghadirkan dua kamar utama serta kolam renang pribadi yang memberikan kenyamanan bagi para tamu. Lokasinya yang berada di Tabanan menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan suasana yang lebih tenang dibandingkan kawasan Bali bagian selatan. Hamparan alam yang masih asri serta lingkungan yang tidak terlalu padat menjadi pilihan ideal bagi wisatawan yang menginginkan pengalaman menginap dengan nuansa damai dan lebih dekat dengan alam.

Bagi Bli Kerta, membangun usaha bukan sekadar mengejar keuntungan. Ia percaya bahwa setiap tamu yang datang membawa harapan untuk memperoleh pengalaman yang berkesan. Oleh karena itu, kualitas pelayanan, kenyamanan, serta perhatian terhadap setiap detail menjadi nilai yang terus dijaga dalam menjalankan bisnisnya.

Ke depan, ia berharap dapat terus diberikan kesehatan, begitu pula kedua orang tuanya yang selama ini menjadi sumber semangat dalam setiap langkah kehidupan. Ia juga ingin terus mengembangkan usaha yang telah dirintis agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi keluarga maupun masyarakat sekitar.

Melalui perjalanan hidupnya, Bli Kerta turut menyampaikan pesan kepada generasi muda agar mampu melihat perkembangan dunia pariwisata sebagai peluang yang layak dimanfaatkan. Industri ini terus bergerak dan menghadirkan kesempatan bagi siapa saja yang memiliki kemauan untuk belajar serta bekerja dengan sungguh sungguh. Di samping itu, ia mengingatkan pentingnya mengelola keuangan secara cermat. Menurutnya, kemampuan menghasilkan pendapatan harus diimbangi dengan kebijaksanaan dalam mengatur pengeluaran agar setiap usaha dapat tumbuh secara sehat dan berkelanjutan.

Perjalanan I Ketut Kerta Yasa membuktikan bahwa kesuksesan tidak lahir secara instan. Semua berawal dari langkah kecil, keberanian mengambil keputusan, kemauan untuk terus belajar, serta keteguhan menghadapi setiap tantangan. Dari sawah tempat ia membantu orang tua hingga berhasil menghadirkan villa yang kini menjadi pilihan para wisatawan, setiap proses menjadi bukti bahwa mimpi dapat diwujudkan ketika dijalani dengan kerja keras, kesabaran, dan keyakinan yang tidak pernah padam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!