Cerita Tentang Persahabatan, Tekad, dan Bangunan yang Bertumbuh
Langkah besar sering lahir dari percakapan sederhana antara dua sahabat yang tumbuh di lingkungan yang sama. Tak banyak yang tahu bahwa sebuah studio arsitektur yang kini berkembang bermula dari mimpi dua anak muda yang sejak kecil terbiasa melihat proses pembangunan, menggambar ruang khayalan, lalu membayangkan suatu hari memiliki kantor sendiri. Keinginan itu akhirnya menjelma menjadi kenyataan melalui DNT Studio Architect & Contractor, sebuah usaha kreatif yang dibangun oleh I Putu Ardinata yang akrab disapa Ardi bersama I Gede Agus Suryadinata Arsana atau Agus.
Ardi lahir di Gianyar pada tahun 1999 sebagai anak pertama dari dua bersaudara. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana dengan sosok ayah yang bekerja sebagai pengrajin ukiran kayu dan ibu yang berperan besar menjaga keluarga di rumah. Lingkungan keluarga membuatnya sejak kecil akrab dengan proses pembangunan. Aktivitas melihat pekerjaan konstruksi perlahan membentuk rasa ingin tahunya terhadap dunia bangunan dan desain ruang.
Masa kecil Ardi dihabiskan di Denpasar. Ia menempuh pendidikan SD hingga SMP di sekolah negeri. Ketertarikannya pada dunia gambar sudah terlihat sejak usia muda. Kertas dan pensil menjadi media untuk menuangkan imajinasi tentang bentuk bangunan yang terus berkembang seiring waktu. Pada masa SMP pula ia semakin dekat dengan Agus yang merupakan teman masa kecil sekaligus tetangga di lingkungan rumahnya. Kedekatan itu bukan sekadar hubungan pertemanan biasa karena keduanya ternyata memiliki ketertarikan yang sama terhadap dunia desain dan pembangunan.
Perjalanan Ardi berlanjut ketika ia memutuskan masuk ke SMK Negeri 1 Denpasar jurusan gambar bangunan. Keputusan tersebut menjadi langkah awal yang memperjelas arah hidupnya. Lingkungan pendidikan yang fokus pada teknik gambar membuat kemampuannya berkembang lebih serius. Setelah menyelesaikan pendidikan di bangku SMK, ia melanjutkan kuliah di Universitas Warmadewa jurusan arsitektur.
Semangat Ardi untuk berkembang tidak hanya terlihat di ruang kelas. Saat masih semester awal kuliah, ia sudah mulai terjun ke proyek pengerjaan di lingkungan Undiknas. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman nyata tentang dunia kerja dan tanggung jawab profesional. Tahun 2021 menjadi titik penting ketika ia berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana arsitektur. Setelah lulus, ia sempat bekerja di sebuah kantor desain interior untuk memperluas pengalaman dan memahami kebutuhan pasar secara lebih mendalam.
Sementara itu, Agus memiliki perjalanan yang berbeda namun saling melengkapi. Lahir di Denpasar pada tahun 1996, ia juga merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Kedua orang tuanya bergerak di bidang usaha garment sehingga Agus tumbuh di lingkungan keluarga yang terbiasa membangun usaha secara mandiri. Pengaruh tersebut secara tidak langsung membentuk pola pikirnya menjadi pribadi yang berani mengambil peluang.
Agus menjalani pendidikan SD hingga SMP di sekolah negeri di Denpasar sebelum akhirnya melanjutkan pendidikan ke SMK Negeri 1 Denpasar. Ketertarikannya terhadap dunia arsitektur semakin kuat ketika menjalani masa PKL di sebuah kantor arsitek. Pengalaman tersebut membuka pandangannya mengenai proses desain profesional dan bagaimana sebuah ide dapat diwujudkan menjadi bangunan nyata.
Setelah lulus SMK, Agus melanjutkan pendidikan di Universitas Udayana jurusan arsitektur. Sama seperti Ardi, ia juga aktif bekerja sambil kuliah dengan terlibat dalam beberapa proyek pembangunan. Dunia kerja membuatnya memahami bahwa kemampuan teknis harus berjalan beriringan dengan komunikasi dan keberanian mengambil keputusan. Kepercayaan dirinya mulai tumbuh ketika berhasil menyelesaikan tugas akhir kuliah. Momen itu menjadi titik awal keberaniannya menerima proyek secara langsung.
Agus sempat bekerja di sebuah perusahaan setelah lulus kuliah dan menjalani pekerjaan tersebut selama kurang lebih sembilan bulan. Namun di tengah perjalanan kariernya, kesempatan besar datang ketika ia dan Ardi memperoleh proyek bersama. Kesempatan itu bukan hanya menjadi pekerjaan biasa, melainkan awal dari lahirnya cita cita yang selama ini mereka simpan sejak kecil.
Keputusan besar akhirnya diambil oleh keduanya. Mereka sepakat bahwa ketika proyek pertama berhasil dikontrak, masing masing akan meninggalkan pekerjaan sebelumnya untuk fokus membangun usaha sendiri. Saat kontrak proyek resmi ditandatangani, keduanya benar benar menepati janji tersebut. Mereka memilih keluar dari zona nyaman demi mengejar impian membangun studio kreatif yang lahir dari kemampuan dan keyakinan sendiri.
Nama DNT Studio memiliki makna personal bagi keduanya. DNT berasal dari kata Dinata yang diambil dari nama keduanya. Nama tersebut dipilih sebagai identitas yang sederhana namun memiliki karakter kuat. Dalam riset dunia kreatif, penggunaan nama singkat seperti DNT memiliki kesan modern, mudah diingat, dan relevan dengan citra studio desain masa kini yang mengedepankan identitas visual kuat serta pendekatan profesional.
Perjalanan usaha mereka dimulai pada tahun 2019 ketika memperoleh proyek pertama berupa pembangunan villa. Proyek tersebut menjadi pembuktian awal bahwa keberanian mengambil langkah besar tidak sia sia. Setelah itu, proyek kedua datang dan perlahan membuka jalan menuju berbagai pekerjaan lain mulai dari gambar desain hingga renovasi bangunan.
Perkembangan DNT Studio semakin terlihat ketika mereka dipercaya mengerjakan desain finishing kapal di Labuan Bajo. Pengalaman tersebut menjadi salah satu proyek yang memperluas cakupan kemampuan mereka dalam bidang desain. Tidak hanya fokus pada bangunan hunian, keduanya juga mampu beradaptasi dengan kebutuhan desain pada sektor lain yang membutuhkan ketelitian serta konsep visual yang matang.
Kini DNT Studio hadir sebagai studio yang menyediakan layanan arsitektur, gambar desain, kontraktor, hingga desain interior. Perjalanan yang dibangun oleh Ardi dan Agus menjadi gambaran tentang pentingnya konsistensi, keberanian mengambil keputusan, dan kepercayaan terhadap mimpi yang tumbuh sejak usia muda.
Bagi mereka, membangun ruang bukan hanya tentang menciptakan bangunan yang berdiri kokoh. Ada cerita, proses, dan hubungan yang ingin dihadirkan dalam setiap karya. Dari dua sahabat masa kecil yang tumbuh bersama di Gianyar, kini lahir sebuah studio kreatif yang menjadi simbol perjalanan panjang penuh keyakinan dan kerja keras.