Dua Jalan yang Bertemu, Membangun Impian yang Terus Tumbuh
Langkah hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana, namun ketika dua perjalanan yang berbeda bertemu dalam satu tujuan, arah baru sering kali tercipta dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya. Dari proses panjang yang penuh pembelajaran, perlahan lahir keyakinan untuk membangun sesuatu yang tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang.
Komang Puriyadi lahir di Negara pada tahun 1987 dalam lingkungan yang sangat dekat dengan dunia pembangunan. Ayahnya memiliki latar belakang sebagai developer, sehingga sejak kecil ia sudah akrab dengan suasana proyek. Ia kerap mengikuti ayahnya ke lapangan, melihat langsung bagaimana sebuah bangunan direncanakan hingga berdiri. Dari pengalaman tersebut, ia mulai belajar menghitung berbagai kebutuhan proyek, sebuah keterampilan yang kelak menjadi bekal penting dalam perjalanan hidupnya.
Masa pendidikannya dimulai dari sekolah dasar, lalu berlanjut ke SMP Negeri 3 Negara. Pengalaman masa kecil yang dekat dengan dunia konstruksi membuatnya memiliki ketertarikan yang kuat terhadap bidang tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMP, ia melanjutkan ke SMA Negeri 1 Mendoyo. Ketertarikan yang sudah tumbuh sejak kecil akhirnya membawanya memilih jurusan arsitektur di ITN Malang setelah lulus SMA.
Selama menempuh pendidikan di ITN Malang, ia semakin memahami dunia konstruksi dari sisi yang lebih terstruktur. Ia tidak hanya belajar tentang desain, tetapi juga tentang bagaimana sebuah proyek dijalankan secara teknis dan sistematis. Setelah lulus pada tahun 2010, ia langsung terjun ke dunia kerja di sebuah kantor kontraktor dan konsultan pengawas. Pada proyek pertamanya, ia masih berperan sebagai drafter, mengerjakan gambar teknis yang menjadi dasar pembangunan.
Seiring waktu, ia mulai mendapatkan kepercayaan lebih besar. Ia terlibat dalam proyek pembangunan hotel sebagai engineer, lalu melanjutkan peran sebagai pengawas dalam proyek pembangunan Alila Seminyak. Pengalaman tersebut menjadi titik penting yang memperkaya kemampuannya dalam mengelola proyek berskala besar. Pada tahun 2014, setelah cukup lama merantau di Denpasar, ia memutuskan kembali ke kampung halaman. Keputusan ini menjadi awal dari langkah baru dalam hidupnya.
Setibanya di Negara, ia mulai terlibat langsung dalam pembangunan rumah subsidi, membantu proyek yang dikelola oleh ayahnya. Dari situ ia semakin memahami dinamika dunia properti, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sisi bisnis. Pada tahun 2015, ia mulai serius menekuni bisnis properti, membangun pondasi yang kelak berkembang menjadi usaha yang lebih besar.
Sementara itu, Ni Putu Indah Ade Ardianti lahir di Melaya pada tahun 1996 dalam keluarga sederhana. Ayahnya bekerja sebagai supir dan ibunya sebagai ibu rumah tangga. Sebagai anak pertama dari dua bersaudara, ia tumbuh dengan semangat untuk mandiri sejak usia muda. Masa kecilnya diwarnai dengan berbagai aktivitas seni. Ia aktif mengikuti lomba kesenian dan sering meraih kemenangan, bahkan mendapatkan hadiah yang menjadi tambahan untuk kebutuhannya sendiri.
Selain itu, ia juga pernah meraih prestasi dalam lomba jambore pramuka tingkat Bali. Saat menempuh pendidikan di SMP, ia aktif dalam organisasi OSIS dan mulai sering tampil dalam pentas tari. Dari kegiatan tersebut, ia tidak hanya mendapatkan pengalaman, tetapi juga penghasilan tambahan. Masa SMA dihabiskan di SMA Negeri 1 Melaya, di mana ia juga aktif dalam kegiatan paskibra. Pada masa itu, ia memiliki cita cita menjadi seorang polwan.
Setelah lulus SMA, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Mahasaraswati dengan jurusan ekonomi manajemen. Selama kuliah, ia tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga bekerja sebagai SPG dan terlibat dalam dunia modelling. Pengalaman ini membentuk kemampuannya dalam berkomunikasi dan memahami dunia kerja secara lebih luas. Ia lulus pada tahun 2019 dan mulai bekerja sebagai accounting di sebuah villa.
Saat pandemi, ia mendapatkan kesempatan bekerja di sebuah bank dengan penempatan di Klungkung. Pengalaman tersebut semakin memperkaya wawasannya dalam dunia keuangan. Namun pada tahun 2023, ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaannya dan memilih untuk membantu suaminya dalam mengembangkan usaha.
Perjalanan keduanya kemudian bertemu dalam satu arah yang sama. Pada tahun 2021, usaha di bidang developer mulai dirintis melalui PT Perumahan Mulya Jaya dengan proyek awal pembangunan rumah subsidi sebanyak 60 unit. Nama Mulya yang digunakan memiliki makna tersendiri, diambil dari nama truk pertama milik ayah Komang Puriyadi, yang menjadi simbol awal perjalanan usaha keluarga.
Pada tahun 2023, mereka memutuskan untuk menikah sekaligus membangun langkah baru dengan mendirikan PT Shaka Mulya Abadhi. Nama Shaka diambil dari nama anak mereka, menjadi simbol harapan dan masa depan yang ingin mereka bangun. Dalam kajian bahasa, kata Shaka sering dikaitkan dengan makna kekuatan dan keberanian, sementara Mulya menggambarkan nilai luhur, dan Abadhi melambangkan keberlanjutan. Kombinasi nama ini mencerminkan visi usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberlangsungan dan nilai yang dibangun.
Proyek pertama yang mereka jalankan adalah pembangunan perumahan dengan jumlah 25 unit, kemudian dilanjutkan dengan proyek Graha Rajawali 1 sebanyak 18 unit. Saat ini, mereka juga tengah mengembangkan proyek rumah subsidi di daerah Negara serta membangun rumah komersial. Setiap proyek yang dijalankan menjadi bagian dari perjalanan panjang yang terus berkembang.
Komang Puriyadi dan Ni Putu Indah Ade Ardianti membangun usaha ini dengan pembagian peran yang saling melengkapi. Ia membawa pengalaman teknis dan pemahaman lapangan, sementara ia menghadirkan kemampuan manajerial dan pengelolaan keuangan. Kombinasi ini menciptakan keseimbangan yang menjadi kekuatan utama dalam menjalankan usaha.
Ke depan, mereka berencana mengadakan expo pada bulan Juni 2026 di Living World Denpasar sebagai langkah untuk memperluas jangkauan usaha. Rencana ini menunjukkan bahwa perjalanan mereka tidak berhenti pada apa yang telah dicapai, melainkan terus bergerak menuju peluang baru.
Kisah Komang Puriyadi dan Ni Putu Indah Ade Ardianti adalah gambaran tentang bagaimana dua perjalanan hidup yang berbeda dapat saling melengkapi. Dari pengalaman masa kecil hingga perjalanan profesional, semuanya membentuk fondasi yang kuat. PT Shaka Mulya Abadhi menjadi wujud dari keyakinan tersebut, sebuah perjalanan yang dibangun dari kerja keras, kepercayaan, dan harapan yang terus dijaga.