Dedikasi Seorang YeyeQ dalam Dunia Arsitektur Lanskap Indonesia

Menciptakan sebuah ruang hijau yang meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung menjadi hal terpenting dalam pembuatan arsitektur lanskap. Tropical Line Design merupakan sebuah perusahaan yang didirikan Tamyani Adi Kusumo, S.Ars., sebagai bentuk dedikasi atas pengalaman serta jerih payah selama 35 tahun berkecimpung di bidang arsitektur lanskap. Berbagai proyek hotel dan resor berhasil rampung, berkolaborasi dengan sejumlah pihak baik dalam maupun luar negeri, menjadikan Tropical Line Design menjadi salah satu perusahaan ternama yang berhasil berkontribusi besar dalam pengembangan arsitektur lanskap Indonesia.

Tamyani Adi Kusumo atau lebih familiar dikenal dengan sapaan YeyeQ, merupakan anak kelima dari sepuluh bersaudara lahir di Semarang pada tahun 1963, dibesarkan dalam sebuah keluarga dengan kultur adat Jawa yang begitu kental. Sejak remaja, YeyeQ aktif dalam kegiatan berkesenian salah satunya adalah melukis. Darah seninya diturunkan oleh ayahnya yang dulunya seorang pemusik dan pencipta beberapa lagu keroncong. Untuk mengasah kemampuan melukisnya, YeyeQ memutuskan pergi merantau ke Bali dan belajar kepada maestro lukis Dullah, seorang pelukis Istana Negara di era Presiden Soekarno. Pada tahun 1984, ia melanjutkan pendidikan di Program Studi Seni Rupa dan Desain Universitas Udayana, jurusan Interior. Selanjutnya, ia juga menyelesaikan studi di bidang Arsitektur di Universitas Budi Luhur. Kecintaannya pada lanskap kemudian mendorongnya kembali melanjutkan studi Pascasarjana Agribisnis Pertanian di Universitas Udayana, sebagai bentuk kerinduannya mendalami ilmu yang relevan dengan profesinya.

YeyeQ mulai mengenal dunia kerja saat masih menjalani proses perkuliahan. Ia berkesempatan bekerja di salah satu hotel di daerah Nusa Dua, Bali. Untuk mengembangkan kariernya, ia pun sempat bekerja di berbagai negara di dunia, beberapa di antaranya yaitu New Caledonia, Tahiti, Moorea, Australia, Mauritius Island, Hokkaido Jepang, Phuket Thailand, Kuantan Malaysia, dengan tugas di bidang function arrangement. Pengalaman ini memperluas wawasannya tentang standar internasional dalam industri hospitality, yang kelak memperkaya perspektifnya dalam merancang ruang.

Berbekal semangat, tekad, dan optimisme, pada tahun 1990, YeyeQ mendirikan perusahaan bernama PT Tropical Line Design. Prinsip utamanya sederhana namun kuat: sebuah desain tidak hanya berhenti pada bentuk arsitektur dan interior, melainkan harus dilengkapi dengan lanskap yang mampu menyambut, membingkai, dan meninggalkan kesan mendalam bagi pengunjung. Namun, penataan lanskap bukanlah perkara mudah karena melibatkan hardscape, softscape, hingga strategi perawatan jangka panjang. Untuk menjawab kompleksitas ini, Tropical Line Design menghadirkan layanan ‘One Stop Landscape Solution’, mencakup desain, konstruksi, dan pemeliharaan dalam satu atap.

Dalam perjalanannya, Tropical Line Design berkolaborasi dengan sejumlah desainer internasional ternama seperti Bill Bensley, Belt Collins International, Burega Farnell, dan Karl Princic. Kolaborasi ini menghasilkan karya-karya lanskap yang tak hanya indah dipandang, juga memiliki daya tahan, fungsi, dan karakter tropis yang kuat. Beberapa proyek prestisius yang berhasil ditangani Tropical Line Design antara lain: St. Regis Bali Resort, The Mulia Bali, Sofitel Bali, Fairmont Sanur Bali, Four Seasons Hotel Jakarta (Capital Palace), St. Regis Jakarta, Radisson Blu Bali Uluwatu, Yogyakarta Marriott Hotel, Bali National Golf Club House & Villa Nusa Dua Bali. Selain hotel dan resor, Tropical Line Design juga menangani lanskap untuk gedung perkantoran, hunian pribadi, dan proyek komersial lainnya. Salah satu pencapaian penting datang pada Januari 2023, ketika Tropical Line Design dipercaya oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo, untuk terlibat sebagai advisory sekaligus pelaksana penataan lanskap di Istana Garuda dan Istana Negara dan beberapa paket lain di Ibu Kota Nusantara hingga saat ini.

 

St. Regis Bali Resort

 

The Mulia Bali

 

Sofitel Bali Nusa Dua

 

Four Seasons Hotel Jakarta

 

St. Regis Jakarta

 

Radisson Blu Bali Uluwatu

 

Regent

 

Noble House

 

Ibu Kota Nusantara

 

Tropical Line Design dikenal dengan pendekatannya yang mengutamakan harmoni antara desain dan lingkungan tropis. Beberapa ciri khas yang selalu ditekankan antara lain: pemilihan vegetasi lokal berkualitas, keseimbangan hardscape dan softscape, sehingga ruang hijau tidak hanya indah tetapi juga fungsional, serta perancangan berkelanjutan (sustainability) yang memperhatikan perawatan jangka panjang dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Filosofi ini menjadikan setiap proyek Tropical Line Design bukan hanya sebatas lanskap hias, melainkan ruang hidup yang bernapas dan menyatu dengan pengguna maupun lingkungannya.

Untuk menjaga mutu dan konsistensi, Tropical Line Design membagi operasionalnya ke dalam tiga divisi utama, yaitu tim Desain Lanskap yang bertugas merancang konsep dan visualisasi proyek, tim Konstruksi Lanskap yang memastikan pembangunan berjalan sesuai rancangan, dan tim Perawatan Lanskap yang menjaga keberlanjutan kualitas ruang hijau. Ketiga divisi ini ditopang oleh lebih dari 108 anggota tim berpengalaman yang berkantor di Bali dan Jakarta untuk memastikan setiap klien mendapatkan layanan profesional.

Tahun 2025 menandai 35 tahun perjalanan Tropical Line Design. Bagi YeyeQ, pencapaian ini bukan akhir, melainkan titik awal untuk regenerasi. Ia tengah mempersiapkan kader penerus dari tim internal perusahaan agar Tropical Line Design tetap relevan dan berkelanjutan di masa depan. Harapannya, Tropical Line Design tetap relevan, adaptif, dan berkontribusi lebih besar bagi dunia arsitektur lanskap Indonesia. Seluruh karya yang telah dihasilkan tersusun dalam portofolio yang menjadi saksi dedikasi, kerja keras, dan ketekunan YeyeQ bersama timnya. Dari Bali hingga Ibu Kota Nusantara, Tropical Line Design terus menegaskan peranannya sebagai salah satu perusahaan lanskap ternama yang membawa identitas tropis Indonesia ke panggung internasional.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!