Menyalakan Cahaya Kesuksesan dari Lautan Pengalaman
Berawal dari kedekatan dengan dunia pesisir, sebuah perjalanan panjang membawa seorang anak muda untuk memahami arti kerja keras, pelayanan, dan keberanian membangun masa depan. Kisah I Wayan Sukardja menjadi gambaran tentang seseorang yang tumbuh dari pengalaman sederhana hingga mampu menciptakan usaha yang memiliki tempat dalam industri pariwisata Bali. Perjalanan hidupnya memperlihatkan bahwa keberhasilan tidak hadir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang dipenuhi pembelajaran, tantangan, serta kemauan untuk terus berkembang.
I Wayan Sukardja atau yang akrab disapa Wayan merupakan seorang pebisnis asal Badung yang lahir pada tahun 1972. Ia tumbuh sebagai anak tunggal dalam keluarga yang sudah dekat dengan dunia pariwisata. Ayahnya berprofesi sebagai guide yang banyak berinteraksi dengan wisatawan, sedangkan ibunya bekerja sebagai pedagang. Lingkungan keluarga tersebut secara perlahan membentuk pandangan Wayan mengenai pentingnya pelayanan, komunikasi, dan hubungan baik dengan orang lain.
Sejak kecil, Wayan sudah terbiasa melihat aktivitas wisata yang berkembang di kawasan Tanjung Benoa. Walaupun masa kecilnya hanya menjadi bagian kecil dari perjalanan panjangnya, pengalaman tersebut menjadi fondasi yang memperkenalkannya pada dunia laut dan pariwisata. Ia melihat bagaimana kawasan pesisir tidak hanya menjadi tempat mencari penghasilan, tetapi juga memiliki potensi besar untuk memberikan pengalaman berharga bagi banyak orang.
Wayan memulai pendidikan dasarnya di SD Negeri Tanjung Benoa. Setelah menyelesaikan pendidikan tersebut, ia melanjutkan sekolah di SMP Dei Jendra Bualu. Saat masih duduk di bangku SMP, ia mulai mengenal dunia kerja secara sederhana melalui bantuan yang diberikan kepada ayahnya. Ia sering diminta untuk membersihkan boat milik ayahnya yang digunakan dalam aktivitas wisata. Pekerjaan sederhana tersebut memberikan pengalaman awal mengenai bagaimana sebuah usaha wisata dijalankan dan bagaimana setiap bagian kecil memiliki peran penting dalam memberikan pelayanan terbaik.
Setelah lulus SMP, Wayan meneruskan pendidikan di SMA Widya Pura. Setelah tiga tahun menyelesaikan pendidikan tingkat menengah atas, ia memutuskan untuk mulai bekerja. Keputusan tersebut menjadi langkah awal bagi dirinya untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Pekerjaan pertamanya adalah bergabung dengan sebuah usaha kerajinan tangan milik tamu ayahnya. Selama satu tahun bekerja, ia mendapatkan banyak pengalaman mengenai tanggung jawab, kedisiplinan, serta cara membangun kepercayaan dalam sebuah pekerjaan.
Tahun 1990 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan karier Wayan ketika ia bergabung dengan Bali High Cruise. Ia memulai pekerjaannya dari posisi deck hand yang bertanggung jawab membantu berbagai kebutuhan operasional kapal. Dengan semangat belajar yang tinggi, ia terus meningkatkan kemampuan hingga dipercaya menjadi pengemudi boat. Perjalanan kariernya tidak berhenti sampai di sana karena ia kemudian mendapatkan kesempatan untuk berpindah ke bagian manajemen.
Selama bekerja selama 20 tahun di Bali High Cruise hingga tahun 2010, Wayan menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap pekerjaannya. Ia mendapatkan kesempatan beasiswa untuk mengikuti pendidikan hingga mampu mencapai posisi sebagai seorang kapten. Prestasi dan kerja kerasnya mendapatkan penghargaan berupa best employee of the month sebanyak tiga kali serta best employee of the year sebanyak satu kali. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen dan konsistensi dalam bekerja mampu membawa seseorang menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Perjalanan di Bali High Cruise juga membawa perubahan besar dalam kehidupan pribadi Wayan. Di tempat tersebut ia bertemu dengan Ni Ketut Rumaningsih yang kemudian menjadi pasangan hidupnya. Keduanya membangun hubungan yang semakin dekat hingga akhirnya memutuskan menikah pada tahun 1994. Kehidupan keluarga menjadi bagian yang menemani perjalanan panjang Wayan dalam mengembangkan karier dan impiannya.
Setelah mengakhiri perjalanan selama dua dekade di Bali High Cruise, Wayan terus mencari pengalaman baru dalam industri pariwisata. Pada tahun 2010, ia bertemu dengan seorang agent asal Rusia yang memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengelola usaha travel agent. Selama dua tahun menjalankan tanggung jawab tersebut, ia semakin memahami berbagai kebutuhan wisatawan serta bagaimana mengelola pelayanan wisata secara profesional.
Pada tahun 2012, Wayan kembali mendapatkan kesempatan untuk memperdalam pengalamannya di bidang watersport. Ia bergabung dengan perusahaan watersport milik temannya dan dipercaya untuk mengelola operasional perusahaan tersebut selama lima tahun. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting karena ia semakin memahami seluk beluk bisnis wisata bahari, mulai dari pelayanan pelanggan, pengelolaan tim, hingga menjaga kualitas pengalaman wisatawan.
Berbagai pengalaman yang dikumpulkan selama bertahun tahun akhirnya mendorong Wayan untuk membangun usaha sendiri. Pada tahun 2017, ia mendirikan Bintang Beach Club Dive & Watersport sebagai wujud dari impian yang telah lama ia persiapkan. Nama Bintang dipilih karena memiliki filosofi yang kuat. Bintang dikenal sebagai simbol sesuatu yang terbaik dan mampu memberikan cahaya dalam keadaan gelap. Filosofi tersebut menggambarkan harapan Wayan agar usahanya dapat menjadi pilihan terbaik bagi wisatawan sekaligus memberikan pengalaman yang berkesan.
Bintang Beach Club Dive & Watersport hadir dengan menawarkan berbagai aktivitas wisata bahari yang memanfaatkan keindahan laut Bali. Berbagai layanan seperti diving, sea walker, jet ski, Lembongan drift, dan charter boat menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati pengalaman berbeda di kawasan Tanjung Benoa. Setiap aktivitas dirancang dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, serta kepuasan pengunjung.
Berlokasi di Jl. Pratama No.108A, Tanjung Benoa, Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, usaha tersebut berkembang sebagai salah satu bagian dari industri wisata bahari yang terus bertumbuh. Dengan pengalaman panjang yang dimiliki Wayan, ia berusaha menjaga standar pelayanan dan membangun hubungan baik dengan setiap pelanggan yang datang.
Bagi Wayan, perjalanan membangun bisnis bukan sekadar tentang mencapai kesuksesan pribadi. Baginya, sebuah usaha harus mampu memberikan manfaat, menciptakan kesempatan, dan menghadirkan pengalaman positif bagi banyak orang. Dari pengalaman membersihkan boat saat masa remaja hingga menjadi seorang pemilik usaha wisata bahari, perjalanan I Wayan Sukardja menjadi cerita tentang ketekunan, keberanian mengambil peluang, dan keyakinan untuk terus melangkah menuju masa depan yang lebih baik.