Hokishopsbali dan Kisah di balik Ketekunan Ni Kadek Novia Sari

Ada kisah yang tidak dimulai dari mimpi besar, melainkan dari kebiasaan kecil yang tumbuh tanpa disadari. Kisah itu hidup dalam perjalanan Ni Kadek Novia Sari, seorang perempuan yang menempa dirinya dari keterbatasan hingga mampu berdiri sebagai pemilik usaha yang berkembang. Langkahnya tidak selalu mulus, namun setiap pijakan menyimpan makna yang membentuk siapa dirinya hari ini.

Ni Kadek Novia Sari lahir di Nusa Penida pada tahun 1997. Meski berasal dari pulau tersebut, ia tidak menyimpan banyak kenangan masa kecil di sana. Sejak usia sangat dini, ia telah dibawa orang tuanya merantau ke Denpasar pada tahun 1998. Kehidupan keluarga sederhana menjadi fondasi kuat yang membentuk karakter tangguh dalam dirinya. Sang ayah bekerja sebagai pemandu wisata, sementara ibunya menghabiskan hari-harinya di pabrik garmen. Dari situ, ia belajar bahwa segala sesuatu membutuhkan usaha dan tidak datang dengan mudah.

Nilai kemandirian sudah ditanamkan sejak kecil. Ia tidak terbiasa meminta tanpa mencoba terlebih dahulu. Tanpa disadari, benih jiwa wirausaha mulai tumbuh saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar di SD 5 Sumerta. Awalnya hanya kegemaran mengoleksi jepit rambut. Koleksi yang semakin banyak menarik perhatian teman-temannya. Pertanyaan sederhana dari mereka membuka peluang yang tak pernah ia rencanakan sebelumnya. Dari situlah transaksi kecil pertamanya terjadi. Momen itu menjadi titik awal perjalanan panjang dalam dunia usaha.

Sebagai seorang gadis Bali, ia juga memiliki kecintaan terhadap seni, khususnya tari. Ketertarikan ini telah ada sejak usia dini. Ketika memasuki masa remaja, keinginan untuk mengikuti les tari sempat muncul, namun jarak yang terlalu jauh membuat niat itu tidak terwujud. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di SMP PGRI 2 Denpasar dan tetap menyalurkan minatnya melalui kegiatan ekstrakurikuler tari. Keterlibatan tersebut tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga memperkaya pengalaman hidupnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama, ia melanjutkan ke SMK Saraswati 1 Denpasar dengan mengambil jurusan akuntansi. Pilihan ini memperkenalkannya pada dasar-dasar pengelolaan keuangan yang kelak sangat berguna dalam perjalanan bisnisnya. Ia sempat menjalani masa magang di Bank BPR Aruna Gianyar, serta bekerja sebagai tenaga harian di Ramayana. Pengalaman tersebut memperluas wawasan dan membentuk etos kerja yang disiplin.

Perjalanan pendidikannya berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi di kampus Alfa Prima dengan mengambil jurusan manajemen administrasi bisnis. Pada masa ini, ia tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif bekerja. Selama hampir lima tahun, ia bekerja di sebuah dealer kendaraan sebagai penerima pelanggan. Interaksi dengan berbagai karakter orang melatih kemampuannya dalam berkomunikasi dan melayani. Namun, kondisi kesehatan yang menurun akibat paparan asap membuatnya harus mengambil keputusan besar untuk berhenti dari pekerjaan tersebut.

Keputusan itu menjadi titik balik. Ia kembali menekuni usaha dagang yang pernah ia jalani sejak kecil. Pada tahun 2019, situasi dunia berubah dengan munculnya pandemi Covid-19. Di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian, ia melihat peluang. Kebutuhan akan masker meningkat drastis. Ia mulai menjual masker dan scraft melalui platform belanja online. Ketekunan dan sifatnya yang tidak mudah berhenti membuat usahanya berkembang pesat dalam waktu relatif singkat.

Seiring berjalannya waktu, usahanya semakin dikenal. Ia tidak hanya menjual produk sederhana, tetapi mulai memperluas jenis dagangan. Hingga akhirnya pada tahun 2023, ia berhasil membuka toko offline yang kini dikenal dengan Hokishop Bali. Toko tersebut menyediakan berbagai kebutuhan wanita, mulai dari masker, pakaian, hingga aksesoris. Keberhasilan ini bukan sekadar hasil dari satu momen, melainkan akumulasi dari kerja keras, konsistensi, dan keberanian mengambil peluang.

Dari hasil usahanya, ia juga mampu membangun rumah yang sekaligus difungsikan sebagai gudang di daerah Celuk. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa proses panjang yang dilalui tidak pernah sia-sia. Setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang penuh tantangan, telah membentuk fondasi yang kokoh bagi kehidupannya.

Perjalanan Ni Kadek Novia Sari adalah cerminan dari ketekunan yang tumbuh perlahan namun pasti. Ia menunjukkan bahwa keberhasilan tidak selalu dimulai dari rencana besar, melainkan dari keberanian mengambil langkah kecil dan menjaganya tetap konsisten. Harapannya sederhana, agar generasi muda tidak takut mencoba dan tetap bertahan dalam menghadapi segala kemungkinan. Karena dalam setiap usaha, selalu ada jalan bagi mereka yang tidak berhenti melangkah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!