Sukses di Usia Muda Dengan Fokus GARAP PELUANG Usaha Motor Kelas Premium

Sukses membangun usaha di usia muda, Komang Bagus Putra Satriawan membuktikan bahwa tidak ada batasan usia tertentu untuk meniti karier sebagai entrepreneur. Bahkan ia sudah merealisasikan jiwa kewirausahaannya sejak masih di bangku SD hingga SMP dengan menjual layangan, sandal, telepon genggam, hingga mencari motor kecil. Dan setelah mencoba berbagai macam peluang, akhirnya ketika di bangku SMA ia mulai serius dengan bisnis penjualan kendaraan roda dua kelas premium yang menyasar pangsa pasar kalangan menengah ke atas.

Komang Bagus Putra Satriawan atau yang akrab disapa Bagus ini tertarik menekuni usaha penjualan motor gede sejak tahun 2012. Ketertarikannya itu dilatarbelakangi oleh pengalaman melihat prospek menjanjikan dari peluang usaha ini. Ia merintis usaha dari sebuah showroom yang berlokasi di Jl. Tukad Balian dan kini telah membuka satu lagi showroom di kawasan Jl. Mertasari Denpasar. Mayoritas konsumennya adalah kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas dan para bikers penghobi Moge.

Meski peminat Moge bisa dikatakan hanya kalangan terbatas saja, namun Bagus mampu membuktikan bahwa usahanya dapat terus berkembang hingga saat ini. Artinya potensi cuan dari bisnis ini masih terus ada. Dalam menggaet konsumen, Bagus memanfaatkan media online untuk memasarkan koleksi kendaraannya. Para calon konsumen dapat mengakses informasi beserta tampilan visual kendaraan yang ada di Showroom BP Garage Moge miliknya itu.

Koleksi Moge yang ada di BP Garage Motosport Bali terbilang variatif. Berbagai jenis motor dari brand kelas premium terparkir rapi. Dari brand kenamaan Harley Davidson sampai motor besutan Ducati menghiasi ruangan showroom BP Garage Motorsport Bali. Ada pula seri Moge yang cukup langka di pasaran.

Kendaraan yang ditawarkan Bagus merupakan bekas pakai namun memiliki tampilan dan engine yang masih sangat prima. Pihaknya dapat menjamin bahwa Moge yang ia jual bukan kendaraan yang pernah mengalami kecelakaan serta membatasi maksimal paling lama keluaran tahun 2011 atau sepuluh tahun saja. Jaminan kualitas produk inilah yang membuat BP Garage Motosport Bali selalu menjadi rujukan para pecinta bikers untuk mendapatkan motor idaman mereka. Tidak hanya para bikers di Pulau Dewata, Bagus juga melayani konsumen dari seluruh Indonesia baik itu dari kalangan biasa sampai artis papan atas di Indonesia.

Dari Layangan Sampai Kendaraan

Perjalanan usaha yang dilalui Bagus bisa dikatakan tidak selalu mulus begitu saja. Pasang surut usaha pun sempat dilalui suami dari Praba Iswari tersebut. Namun ia memiliki semangat juang yang tinggi dalam memajukan usaha sehingga dalam menghadapi tantangan apapun, ia tidak mudah menyerah. Bagaimanapun, intuisi yang tajam sebagai entrepreneur telah ditempa pada dirinya karena sudah melakoni bidang kewirausahaan sejak masih kanak-kanak.

Kisah kehidupan Bagus sebagai seorang pebisnis dimulai pada saat ia duduk di bangku SD. Pada waktu itu ia sudah mulai berjualan, diawali dengan menjajakan layangan hasil buatannya kepada kawan-kawan. Hal itu lantaran ia menginginkan memiliki uang saku lebih sementara ia enggan meminta lagi dari orangtuanya. Ia memaklumi kondisi orangtuanya di mana ayahnya hanya merupakan pegawai swasta sementara sang ibu membantu menopang ekonomi dengan berjualan.

Tidak ada perasaan malu dalam dirinya karena harus berjualan di sela-sela waktu bersekolah. Justru semakin bertambah usia ia semakin senang berwirausaha. Saat di bangku SMP ia sudah berani mencari supplier sandal dari Jakarta untuk dijajakan pada teman-teman sekolahnya. Bagus juga dapat membeli sebuah handphone yang ia idam-idamkan sejak lama. Namun tak lama, handphone tersebut ditawar dengan harga yang lebih tinggi dari yang ia beli. Kontan ia menerima tawaran terebut dan menjual handphone tersebut. Dari sana muncul ide untuk melakoni usaha jual beli handphone.

Ketika SMA Bagus mulai menabung dari keuntungan usaha yang ia sisihkan, sehingga ia mampu membeli motor bekas agar dapat digunakan berkendara ke sekolah. Namun lagi-lagi ia menemui kejadian unik di mana di tengah perjalanan ia dihadang seseorang yang ternyata tertarik untuk membeli motornya. Ia bersedia menjual motor tersebut lalu pulang berjalan kaki sembari membawa uang dengan nominal besar.

Walaupun sudah menjadi entrepreneur sejak masa sekolah, Bagus masih tetap menaruh perhatian terhadap nasib pendidikannya. Setelah lulus SMA, ia melanjutkan ke Prodi Ilmu Hukum dan telah mengantongi gelar sarjana. Saat ini ia tengah merampungkan pendidikan magisternya agar dapat melanjutkan salah satu citacita yaitu menjadi pengacara. Ia berharap dengan langkah tersebut ia dapat melengkapi kebahagiaan orangtua, terutama sang ayah yang menaruh harapan padanya agar dapat berkarier sebagai profesional di bidang hukum.

Namun ia tetap berkomitmen untuk terus melanjutkan passion di bidang kewirausahaan. Dari semua usaha yang ditekuninya, Bagus mengaku paling nyaman di bisnis jual beli kendaraan. Selain Moge, ia juga sempat menggeluti bisnis jual beli mobil. Pria yang kini telah dianugerahi tiga buah hati tersebut optimis bahwa prospek bisnis penjualan kendaraan motor gede akan tetap menggiurkan selama kendaraan tersebut tetap menjadi lambang prestise dari kalangan masyarakat mapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!