Permintaan Obat Meningkat Apotek Bagas Medika Beri Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat

Berbekal latar belakang pendidikan di bidang farmasi, mendorong pria bernama I Gusti Ngurah Suastika mendirikan apotek di usia muda. Siapa sangka dari seorang anak petani, ia berhasil membuka apotek di Denpasar dan Badung. Hingga saat ini telah memiliki 3 cabang usaha yang diberi nama Apotek Bagas Medika.

Pandemi yang melanda seluruh dunia ikut mempengaruhi gaya hidup masyarakat saat ini. Masyarakat menjadi semakin waspada terhadap isu-isu kesehatan, sehingga banyak yang berupaya menjaga kesehatan diri lewat berbagai upaya. Salah satunya dengan memenuhi kebutuhan akan obat yang dapat mempertahankan imunitas tubuh. Kondisi ini pun menjadi sinyal positif bagi industri farmasi, khususnya bagi para pengelola usaha apotek.

I Gusti Ngurah Suastika merupakan salah satu pemilik apotek yang merasakan peningkatan permintaan terhadap obat-obatan sejak pandemi melanda Indonesia. Sebelum pandemi, banyak konsumen yang membeli obat di saat sudah mengalami gejala penyakit saja. Namun kini tak sedikit yang membeli obat-obatan sebagai tindakan preventif suatu penyakit. Di antaranya produk farmasi yang paling banyak diburu yaitu vitamin dalam berbagai jenis maupun merek.

Meski terkadang sulit mendapatkan beberapa produk sediaan farmasi, Ngurah Suastika mengatakan pihaknya selalu berupaya membantu pelanggan dengan maksimal. Hal ini menunjukkan kepada para pelanggan bahwa Apotek Bagas Medika dapat diandalkan di tengah situasi sulit pada masa pandemi ini. Apotek yang berdiri sejak tahun 2010 ini pun tersebar di beberapa tempat sehingga dapat diakses masyarakat luas. Ketiga cabang Apotek Bagas Medika yaitu di Jl. Pulau Saelus dan Jl. Pandu no. 6, Dalung serta di Jl. Raya Dalung, Banjar Uma Gunung, Sempidi.

Lanjutnya, permintaan di Apotek Bagas Medika milik ayah dua anak ini juga tak melulu terkait obat-obatan. Banyak pembeli yang datang untuk memperoleh masker, pembersih tangan dan produk pembersih untuk mensterilkan bendabenda. Ngurah Suastika pun gesit memanfaatkan dinamika pasar ini dengan menyediakan produk berkualitas serta telah mendapatkan izin edar dari lembaga terkait.

Sebagai upaya memberi rasa aman dan nyaman kepada pelanggan, Apotek Bagas Medika menerapkan proses pelayanan era pandemi dengan mengikuti protokol kesehatan. Cara yang dilakukan yaitu menyediakan tempat mencuci tangan, meminimalkan proses kontak fisik sesama pembeli maupun antara pembeli dengan staf apotek.

Strategi lain yang dilakukan Ngurah Suastika yaitu bekerja sama dengan pihak penyedia pengobatan dan layanan jasa antar digital. Ia memahami bahwa pelanggan akan lebih menyukai hal yang praktis dan aman. Cukup dengan menggunakan gawai masing-masing, pelanggan dapat membeli obat tanpa harus keluar rumah. Langkah ini secara efektif meningkatkan laju usaha dan di satu sisi memberikan manfaat yang besar bagi pelanggan. Ke depannya Ngurah Suastika terus meningkatkan kualitas pelayanan agar Apotek Bagas Medika dapat menjadi mitra farmasi terpercaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!