Menjadi Petarung di Era Milenial

Hampir 80%, faktor DNA menentukan langkah seseorang, sisanya adalah learning by doing. Begitulah Agus Supriyanto beranggapan mengenai bidang yang ia tekuni saat ini, di mana sebelumnya ia memiliki basic sebagai psikolog, namun memilih jalan hidupnya dengan berkecimpung di bidang teknik.

Dari darah keturunan Sang Ayahnyalah, Agus Supriyanto lebih menikmati pekerjaan yang tidak memiliki hubungan dengan ilmu psikolog yang ia miliki, meski ia kurang mendapat figur dari sosok ayah, karena meninggal pada saat usianya menginjak 4 tahun. Karena kepergian ayahnya yang begitu cepat, ia mencari sosok tersebut dengan bergaul pada orang-orang yang usianya jauh di atas usianya. Meski sempat diremehkan, namun dari pengalaman tersebut, ia mendapat ilmu untuk menjadi seorang petarung.

Berawal di era krismon tahun 1998, setelah usahanya di Jawa hancur. Ia mendatangi Bali, berharap ada sebuah harapan baru di pulau dewata tersebut. Tanpa teman tanpa saudara, ia merasa klik dan relaks saat berada di pantai Bali, ia mengungkapkan saat itu, tidak mau membebani pikirannya, menjadi apa ia suatu saat nanti. Ia hanya berpikir bagaimana caranya agar mampu bertahan hidup.

Saat itu keadannya, ia harus menghabiskan waktu istirahat di Jalan Nakula, tepatnya di sebuah kandang kuda, selama tiga tahun. Namun seiring bertambahnya penghasilan, kehidupannya berangsur membaik, dan mampu membayar kos sebagai tempat tinggal.

Muncullah sebuah ide, pada saat Agus Supriyanto memperhatikan lingkungan sekitarnya masih minim menggunakan AC dalam rumah mereka, yang masa itu hanya dimiliki oleh masyarakat dengan ekonomi menengah atas. Pria kelahiran 30 Agustus 1963 ini, kemudian berpikir, tentu alat tersebut membutuhkan maintenance oleh ahli teknisi agar dapat terus berfungsi dengan normal. Hal ini pun mendorong keinginannya untuk keluar dari pantai dan mulai bersinergi dengan ahli di bidang ini.

 

CV Astro, kemudian didirikan Agus Supriyanto setelah pekerjaannya menjadi sales dan berbisnis kayu pernah ia lakoni. CV Astro sebuah dealer resmi AC yang menawarkan beberapa layanan seperti pengadaan AC, instalasi & maintenance, kontraktor, advertising, penjualan AC merk Dalkin, McQuay, Haier, Mitsubishi Electric, Gree. Usaha ini juga menawarkan produk dan jasa pembuatan booth dan interior ruangan.

Sesuai dengan konsep bisnis dari CV Astro adalah sebagai total solution bussiness partner yang memiliki visi dan misi sebagai mitra/partner strategis yang sanggup memberikan kepuasan dan kenyamanan bagi personal ataupun corporate customer. Dengan kecepatan, kualitas layanan, respons waktu tercepat, kendali mutu dan bergaransi merupakan modal utama sebagai yang terdepan dalam produk layanan CV Astro.

Selain berlokasi pusat di Jalan Mahendradatta Selatan, Gang Soputan Permai 14 Denpasar – Bali, Agus Supriyanto sukses membawa CV Astro melayani delapan kota di Indonesia meliputi, Astro Jakarta, Astro Semarang, Astro Surabaya, Astro Jogja, Astro Pangkalpinang, Astro Balikpapan dan Astro Makassar.

Jauh sebelum sesukses ini, Agus Supriyanto telah terlihat geliatnya dalam merintis usaha. Di mana CV Astro telah memiliki website perusahaan pada tahun 2008, untuk mengembangkan usahanya secara online. Dan nyatanya pada tahun 2010, marketing secara online berada pada puncaknya, dan CV Astro menjadi dealer satu-satunya yang memliki website pada saat itu.

Pemasaran dengan cara seperti ini, tak hanya dapat dilakukan sebuah perusahaan, para generasi muda masa kini pun atau sering kita sebut dengan generasi milenial, harus dapat menjadi seorang petarung, apalagi dengan kemudahan yang diberikan, dapat meng-explore media sosial diponsel pintar mereka. Hal ini seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin, untuk menarik penghasilan bahkan membangun usaha. Khususnya generasi muda Bali, yang harus mulai bergerak membangun Bali itu sendiri melalui kreativitas mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!