Mengedukasi Pelayanan Kesehatan Mulut dan Gigi dalam Komunikasi yang Nyaman dan Profesional

Made Nindya Pramesti Putri terjun berkarier sebagai dokter gigi, bermula dari ketidaksengajaan, terlebih orang tua yang memang tidak ada latar belakang di bidang medis sama sekali. Ketertarikannya pun muncul, saat di masa kecilnya, ia mengunjungi dokter gigi dan tertarik menyaksikan profesi tersebut bekerja dengan penuh ketelitian untuk melayani pasien. Keseriusannya pun semakin dibuktikan dengan melanjutkan kuliahnya di Fakultas Kedokteran Gigi dan semakin profesional dengan mendirikan “Bright Dental Bali”.

Setelah lulus, Made Nindya belum terpikirkan untuk langsung mendirikan usaha praktik sendiri, ia sebelumnya bekerja di sebuah praktik dokter gigi yang bersifat perseorangan, klinik bersama hingga rumah sakit. Pengalamannya bekerja di lingkungan medis yang berbeda tersebut pun, membawanya mengenal berbagai macam kasus dan karakteristik para pasien di lokasi tersendiri. Berbagai tantangan yang meliputi kelebihan dan kekurangan yang dimiliki fasilitas medis, banyak ia pelajari sampai pada masa ia mulai memiliki gagasan untuk mendirikan lokasi praktik profesinya, agar lebih fokus membangun hubungan yang tak hanya sebatas dokter dan pasien saja. Tapi juga mengutamakan komunikasi yang profesional dan ramah, sesuai dengan fungsi profesi dokter sebagai pemberi jasa kepada masyarakat, khususnya dalam dunia kesehatan.

Bright Dental Bali yang dapat dikunjungi di Jl. Pulau Misol No. 80D, Dauh Puri Kauh, Denpasar Barat ini, membangun visi misinya untuk mengedukasi masyarakat agar meningkatkan kepedulian mereka akan pentingnya kesehatan gigi dan mulut, yang juga dapat berakibat fatal bila tidak melakukan pengecekan setiap 6 bulan sekali. Bersama partner-nya drg. Windhary Pratiwi, Made Nindya juga berupaya terus membawa performa Bright Dental Bali yang nyaman sebagai tempat konsultasi maupun perawatan, dengan menambah ruangan dan tenaga kesehatan yang andal di bidangnya.

Persiapan yang matang meliputi lokasi, peralatan hingga tenaga medis telah ditentukan Made Nindya. Namun karena waktu yang bersamaan dengan adanya pandemi, hingga keluar peraturan bahwa dokter gigi untuk sementara ditutup, mau tidak mau memaksa Made Nindya untuk menghitung mundur penerimaan pasiennya secara resmi. Hingga saat pemerintah telah memperbarui peraturan dan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, barulah Made Nindya bisa bernafas lega, membuka praktiknya kembali.

Dalam kondisi Bali yang diselimuti pandemi saat ini, diungkapkan Made Nindya, kenyataan di lapangan masih belum bisa dikatakan stabil terutama faktor kekhawatiran pasien, mengingat fokus pemeriksaan dokter gigi memang rentan pada penularan virus ini. Sehingga mereka memilih untuk menunda pemeriksaan, padahal dalam ilmu disiplin yang telah enam tahun ia tempuh, perawatan gigi tak cukup hanya memberikan obat saja, tapi juga membutuhkan pemeriksaan yang kompleks.

Sudah tidak dipungkiri butuh modal yang tidak sedikit untuk mendapat peralatan serba modern yang ditampilkan di Bright Dental Bali. Made Nindya bersyukur ia mendapat support dari keluarga, terutama suami yang berperan memberikan konsep dan saran, sejak awal sebelum mendirikan usaha, hingga Made Nindya menemukan seni dalam bisnis di bidang yang ia kuasai.

Dalam dunia bisnis bisa dikatakan, Made Nindya merupakan sosok yang masih baru, maka dari itu ia tak mau hanya sekedar coba-coba. Baginya sebelum akan mendirikan usaha, segalanya harus terencana dengan matang, agar arah ke depannya lebih jelas bila menemukan berbagai tantangan di depannya. Di usia Bright Dental yang masih sangat muda, saat ini Made Nindya memilih fokus mengembangkan usaha ini terlebih dahulu, namun tak menutup kemungikinan sebagai manusia pasti memiliki keinginan untuk berbuat lebih banyak lagi ke depannya, seperti membuka cabang Bright Dental Bali selanjutnya. Tentunya dengan tetap mengikuti kode etik di bidang profesional yang ia geluti dan mempertahankan testimoni dari masyarakat yang berpengaruh besar membangun Bright Dental Bali, memiliki citra yang baik di bidang pelayanan kesehatan mulut dan gigi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!