Menambah Pengalaman Seluas-luasnya di Usia Muda, kemudian Fokus di Masa Tua

Seperti pernyataan yang pernah terlontar dari Jack Ma, tokoh pendiri Alibaba Group, yang melontarkan nasihat dalam tahapan usia berkarier, khususnya bagi yang ingin menjadi entrepreneur. Secara singkat, di mulai usia 20 tahun jadilah murid yang baik dan mencari pengalaman, usia 30 tahun fokus pada pilihan karier. Konsep inilah yang bisa dikatakan menjadi patokan Yogo dalam mendirikan usahanya. Dari harus bergonta ganti partner, hingga menemukan yang memiliki visi misi yang sama dengannya, memang bukanlah perkara mudah.

Salah satu peribahasa mengatakan “Buah jatuh tak jauh dari pohonnya”, memang benar adanya. Dari ayah yang bekerja sebagai wiraswasta, membuat Yogo pun memilih jalan kariernya di bidang yang sama. Awalnya bekerja sama dengan salah satu kawannya sesama penggemar game, pada tahun 1999. Namun setelah enam tahun bekerja sama, rekan dari usahanya menikah dan pindah ke Lombok, usaha ini pun akhirnya dikelola olehnya saja. Seiring berjalannya waktu, modal yang dimilik Yogo mulai berkurang, ia kemudian kembali mencari partner usaha.

Karena usia yang masih sama-sama muda dan tidak memilik visi misi yang sama dalam mengembangkan usaha, Yogo pun kembali kehilangan partner. Tak mau berputus asa, ia kembali membentuk tim hingga akhirnya menemukan yang cocok dan mampu dipertahankan kekompakannya sampai saat ini. Semakin bertumbuh, Start Games Store mendapat kepercayaan dari distribusi games store di Jakarta. Apalagi belum zamannya gadget, membuat usahanya semakin booming di masa itu. Kejujuran pun menjadi poin penting dalam usahanya, ia pun berupaya menjaga kepercayaan yang telah diberikan agar hubungan bisnis semakin lancar dan berkembang. Nama usaha yang kian dikenal, mengundang Start Games Store mendapat tawaran untuk membuka counter di salah satu pusat perbelanjaan di Bali. Tak mudah langsung begitu saja, Yogo langsung menyanggupi tawaran tersebut, karena modal yang dibutuhkan hingga 100 juta. Ia pun mencoba melakukan pinjaman di bank, namun lagi-lagi saking bersemangatnya, ia lupa akan pentingnya manajemen keuangan. Alhasil usaha pun mengalami penurunan, apalagi ia tak fokus hanya pada usaha yang masih butuh kestabilan, tapi juga terjun ke properti.

Yogo sebagai penanggung jawab, akhirnya mampu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan tuntas dan terpenting mampu memetik pelajaran dari pengalaman tersebut. Ia kemudian memutuskan untuk mengakhiri kontrak dengan salah satu pusat perbelanjaan dan fokus membuka Start Games Store Bali di Jl. Sunset Road No.1i Kuta dan Jl. Imam Bonjol. Berbekal optimisme, Yogo memilih untuk terus bertahan di usaha yang ia kuasai dan ia yakini, karena sejauh ini sejak kondisi pandemi tahun 2020, hingga saat ini tak memberi dampak yang berlebih pada usahanya, justru memberikan keuntungan dari hasil penjualan, karena tidak sedikit masyarakat yang berupaya mencari penghiburan dengan bermain game. Hal ini tak hanya terjadi games store di Indonesia, di seluruh dunia pun berdampak yang luar biasa. Yogo pun sebagai yang paling senior dalam menawarkan berbagai komponen game di Bali, semakin tertantang untuk menawarkan game sebagai suatu hiburan untuk berbagai kalangan, dari kelas menengah hingga menengah atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!