Memiliki Kewajiban Berbagi Ilmu & Rezeki, Kunci Kesuksesan CV Budha Teknik

Mimpinya untuk menjadi pengusaha, akhirnya sukses Gede Budarsana wujudkan. Namun perjalanannya hingga berada di posisi tersebut, sungguh membutuhkan mental yang kuat untuk tetap konsisten dan fokus pada pilihan jalan kariernya. “Bukan kondisi miskin lagi, tapi benar-benar miskin”, ungkapnya saat menceritakan kembali bagaimana awal perjalanannya memulai langkah untuk meniti karier, yang hanya berbekal ilmu dan skill pendidikan di STM.

Tamat SMP di tahun 1993, Gede Budarsana terpaksa bekerja sebagai tukang celup kain di Denpasar, karena tIdak memiliki biaya untuk melanjutkan sekolah. Sepulang dari bekerja, ia mendapat tawaran pekerjaan dari sepupu di sebuah perusahaan sparepart di Singaraja. Ia pun mengambil kesempatan tersebut dan bekerja selama tiga tahun. Hingga tahun 1996, ia yang masih memiliki semangat untuk bersekolah, meski sempat tertunda selama tiga tahun, memutuskan melanjutkan pendidikannya di STM.

Setelah lulus, tak semudah itu ia mendapatkan pekerjaan, ia sempat bekerja sebagai tukang bangunan di Royal Pita Maha, freelance tukang listrik dan sebagainya. Kondisi tersulit salah satunya pun pernah ia rasakan saat hanya memiliki uang 1000 rupiah, padahal istri tengah mengandung kala itu. Namun berkat pertemuannya dengan teman baik, Bapak Wayan Wena, pekerjaannya sebagai teknisi listrik mulai terarah.

Seiring perjalanan waktu, menghadirkan banyak kisah pasang surut Gede Budarsana dalam meniti karier. Dan di tahun 2006 menjadi awal mula, ia harus memikirkan langkah yang diambil selanjutnya. Karena tidak mungkin untuk terus bertahan hanya dari pendapatan sebagai teknisi listrik, yang hanya mendapat penghasilan dua bulan baru dibayarkan, melihat anak-anak yang terus bertambah usia dan membutuhkan biaya pendidikan. Ia pun kemudian terpikirkan untuk menggeluti dunia pendingin atau AC, yang sepertinya dapat menjadi peluang yang bagus untuk langkah selanjutnya.

Namun saat itu ia belum memiliki dasar ilmu di bidang AC, ia kemudian memutuskan mencari pengalaman bekerja terlebih dahulu di sebuah perusahaan di Denpasar, pada tahun 2000. Selama dua bulan bekerja, ia justru memutuskan berhenti bekerja, dan kembali ke Ubud, karena peluang usaha ini lebih besar di tempat kelahirannya. Meski masa dua bulan bekerja, ia sempat diangkat sebagai manager pada salah satu proyek yang ia jalankan.

Tahun 2008, Gede Budarsana mewujudkan usaha dealer AC. Tanpa karyawan, ia bekerja sendiri mengembangkan usahanya, dan nekat mengontrak sebuah lokasi untuk kantor seharga empat juta rupiah, yang ia bayar dengan cara dicicil.

 

Sepuluh tahun kemudian, dengan penuh perjuangan barulah terwujud perusahaan berbentuk “CV” pada tahun 2018, sekaligus resmi memegang dual dealer brand besar, Daikin dan Gree. Gede Budarsana juga mulai merekrut SDM dan tidak ragu ia berbagi ilmu dan teknis pekerjaan, kepada mereka yang sama sekali tidak memiliki basic di bidang tersebut. Berkat kerja kerasnya, perusahaan yang berlokasi di Jl. Sukma Kesuma No 55, Peliatan Tebesaya, Ubud ini, telah mempekerjakan 12 orang teknisi. Ia pun memperluas kinerja teknisinya dengan membuka di daerah Tonja, dan bila tidak halangan Gede Budarsana akan membuka cabang di Singaraja, awal Januari 2021 nanti dengan berbentuk PT.

Bagi Gede Budarsana, yang menjadi pembeda CV Budha Teknik yang telah sukses memiliki ribuan customer ini, dengan usaha serupa lainnya, ialah secara konsisten dalam melayani customer oleh para teknisinya secara langsung. Selain itu, kesuksesan nyata ia dapatkan, berkat kombinasi kepeduliannya dengan sesama untuk berbagi ilmu dan rutin menyisihkan rezeki perusahaan kepada mereka yang membutuhkan.

Tak berhenti sampai di sana, melalui sebuah organisasi, “Ikatan Pengusaha Pendingin Semeton Bali” yang dibentuk dua tahun lalu, Gede Budarsana berharap mampu mewadahi teknisi-teknisi Bali, agar memiliki standarisasi untuk menjaga kepuasan konsumen dan melangkah maju bersamasama untuk saling memberi motivasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!