Dari Pengalaman Hukum yang Dialami, Kini Menjadi Pejuang Hukum yang Menginspirasi

Tidak ada satu pun insan manusia yang mampu menebak rupa masa depan, meskipun sudah berusaha menata langkah kehidupan dengan rencana yang matang. Demikian pula dengan sosok bernama Rio Handa Aji yang sebelumnya berada di zona nyaman sebagai pengusaha. Namun, lewat sebuah peristiwa yang tak terduga dalam hidupnya, ia memutuskan untuk serius menekuni dunia hukum guna membantu masyarakat awam dalam mendapatkan akses bantuan hukum secara profesional.

Terhitung sejak tahun 2020 lalu, Rio Handa Aji mendirikan Firma Hukum Bali Best Law Office dengan menggandeng beberapa advokat senior seperti Indra Triantoro, SH., MH. Rio Handa Aji juga berperan sebagai Paralegal dalam memberi bantuan hukum kepada para klien mereka. Beroperasi di Denpasar, Bali Best Law Office melayani berbagai jenis layanan bantuan hukum. Mulai dari perkara pidana, perdata, hukum korporasi hingga hukum Imigrasi. Menyediakan layanan lengkap oleh tim advokat berpengalaman, menjadikan Bali Best Law Office dipercaya oleh banyak klien, baik dari kalangan lokal maupun mancanegara.

Sebelum mengelola Firma Hukum, Rio Handa Aji sempat meniti karier di sebuah kantor konsultan jasa keimigrasian. Hal itu dilakoni oleh pria kelahiran 24 Maret 1985 ini setelah pindah dari Jakarta ke Bali pada tahun 2009. Hanya beberapa bulan bekerja di perusahaan milik orang lain, Rio Handa Aji bertekad mewujudkan impian sejak kecil yaitu membuka bisnisnya sendiri. Tokoh inspirasinya tak lain sang ayah yang merupakan pengusaha ekspor impor. Apalagi kantor yang dijalankan sang ayah berlokasi di rumah mereka, membuat Rio Handa Aji tertarik dengan aktivitas bisnis sedari kecil.

Usai undur diri dari tempat bekerja perdananya di Bali, Rio memulai karier sebagai entrepreneur dengan membuka perusahaan konsultan keimigrasian. Ternyata keputusan tersebut merupakan langkah yang tepat di mana Rio mampu dipercaya banyak klien khususnya warga negara asing. Bahkan lewat kesuksesannya, Rio dapat memboyong kedua orang tuanya dari Jakarta untuk ikut menetap di Bali. Setelah itu ia juga mengembangkan usahanya dengan mendirikan perusahaan di bidang konstruksi yang menyasar segmentasi klien mancanegara.

Hanya saja di tengah perjalanan usaha yang sudah bertumbuh pesat tersebut, Rio Handa Aji menemui sebuah rintangan sulit dalam hidupnya kala itu. Adanya musibah pada saat menjalankan suatu proyek konstruksi membuatnya harus berurusan dengan hukum. Namun justru peristiwa itu menjadi gerbang pembuka bagi Rio untuk melangkah ke dunia yang digeluti saat ini. Selama mengurus perkara yang membelitnya di tahun 2019 tersebut, Rio mulai belajar mengenai tata hukum yang berlaku melalui berbagai literatur hukum, doktrin dan yurisprudensi. Melalui ketekunannya tersebut, Rio akhirnya dapat menyelesaikan perkaranya dengan baik. Sepak terjang dalam memperjuangkan hak di mata hukum itu kemudian menginspirasinya untuk mendirikan Firma Hukum bersama-sama dengan rekan-rekan advokatnya. Rio yang menyadari bahwa masih banyak kalangan masyarakat yang awam terhadap hukum pada akhirnya dilemahkan dan dirugikan. Berangkat dari pengalaman di masa lalu, Ia tidak hanya memperjuangkan kepastian hukum klien dari kalangan ekonomi menengah ke atas tapi juga terbuka terhadap masyarakat ekonomi bawah dengan menyediakan layanan jasa secara pro bono.

Selaku insan profesional di bidang hukum, Rio Handa Aji berharap agar ke depannya sistem penegakan hukum di Indonesia khususnya di Bali agar lebih baik lagi. Menurutnya para penegak hukum haruslah kompeten, sebab profesi tersebut tak kalah pentingnya seperti tenaga kesehatan. Di mana peran mereka dapat menentukan nasib seorang insan manusia. Rio yang juga mengagumi sosok Yuzril Ihza Mahendra ini juga ingin agar lebih banyak lagi orang yang mendapat akses bantuan hukum tanpa khawatir atas tingginya biaya yang harus dikeluarkan. Ia tengah mengembangkan sistem yang dapat membantu masyarakat untuk mengakses layanan hukum yang profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!