Wayan Dekron Wujudkan Kualitas Pariwisata Bali Dengan Meningkatkan Sumber Daya Manusia

Wayan Dekron berkecimpung di dunia pariwisata selama 26 tahun, sejak tahun 1993. Mengapa akhirnya ia memilih terjun ke dunia pariwisata, karena pada masa itu, dunia pariwisata sedang berada pada masa kejayaannya, penghasilan yang didapatkan oleh pegawai negeri pada saat itu pun masih kalah bila dibandingkan dengan bekerja di sektor pariwisata.

Awal karirnya di dunia pariwisata, Wayan Dekron kemudian berkarir di sebuah restoran, sebagai kasir, posisinya kemudian meningkat menjadi front office dan terakhir pada posisi accounting. Selain bekerja, pria kelahiran Badung, 20 Mei 1968 ini juga hobi dalam mengikuti organisasi. Salah satunya, ia aktif dalam organisasi Perserikatan Pekerja Pariwisata, dan berperan dalam memperjuangkan kesejahteraan para pelaku pariwisata, diantaranya meliputi kesehatan dan gaji, di mana pada saat itu belum ada penerapan aturan upah minimum provinsi.

Sang adik dari Wayan Dekron yang sebelumnya bekerja di developer, bisnis di bidang ini mulai lesu dan mengalami penurunan. Bersama sang adik, ia yang menempati posisi owner representative kemudian membangun sebuah properti Umah D’kampoeng yang berlokasi di Desa Unggasan, di Bukit Valey yang merupakan tujuan wisata di wilayah tenggara Bali. Lokasi ini sebelumnya merupakan hunian kosong, yang kemudian ia diajak mengelola oleh sang adik.

Umah D’kampoeng berdiri sejak tahun 2014, dan beroperasi tahun 2016, menghadirkan suasana yang jauh lebih santai dengan penataan kamar yang ditata apik dan menampilkan interior alami, perabotan khusus yang menyenangkan, dan tempat tidur yang nyaman untuk keluarga. Terdiri atas 27 unit, dua kamar tidur vila (tempat tidur ganda & kembar) dengan ruang tamu yang menghadap ke taman tropis, sudut dinning dan pantry, kolam renang, restoran, WiFi, resepsionis 24 jam dan layanan kamar.

Umah D’kampoeng juga dilengkapi dengan Kampoeng Resto yang menyajikan menu untuk sarapan, makan siang, dan makan malam anda dengan menu a la carte, dibuka setiap hari: pk. 07:00 – pk. 23:00. Untuk pilihan kamar, terdiri atas dua tipe pilihan, deluxe two bed room (ganda dan twin) dengan luas area: 10m2, 2 kamar tempat tidur, ruang tamu dengan luas 17m2 dan sudut makan untuk kapasitas 4 orang, kamar mandi dengan luas 3,7m2, area dapur 4,5m2, lemari pakaian, meja tulis, meja samping tempat tidur, panel kepala tempat tidur penerangan. Untuk tipe kamar deluxe one bed room (ganda atau twin), ukurannya 2X tempat tidur single (90cm x 200cm). Tanpa tempat tidur tambahan dan fasilitas yang sama.

Di tahun yang sama, Wayan Dekron juga diajak menambah membangun bisnis properti bersama I Ketut Suata, S.T. dengan nama Pandawa Hill Resort yang beroperasi tahun 2018.

Bergelut di dunia pariwisata, Wayan Dekron dalam hal ini memiliki pandangan. Menurut alumni dari Fakultas Pertanian, Universitas Udayana ini jumlah wisatawan kian bertambah. Namun dari segi kualitas, pemandu wisata/agent travel mengalami penurunan. Dalam hal ini penurunan yang dimaksudkan adalah fasilitas yang diberikan oleh pemandu wisata/agent tidak sepadan dengan harga yang telah dibayar oleh wisatawan, khususnya wisatawan asal Cina yang tidak jarang mendapat pengalaman kurang menyenangkan, sehingga dibutuhkan peran pemerintah dalam hal ini.

Masa depan pariwisata Bali ada di tangan generasi mudanya, Wayan Dekron berharap agar generasi muda Bali sebagai penerus pariwisata, bertumbuh menjadi pribadi yang lebih cerdas dalam bekerja dan memiliki mental yang kuat. Walau tidak dipungkiri, karakter itu terbentuk dari dari budaya asli Bali itu sendiri. Namun ia yakin, di zaman dengan teknologi yang semakin maju, generasi muda akan banyak diberi kesempatan yang luas untuk mengembangkan kreatifitas mereka dalam bidang apapun, tak terkecuali dunia pariwisata. Sehingga seiring berjalannya waktu, akan mulai bertumbuh generasi-generasi yang mampu membawa pariwisata Bali yang lebih maju dan sehat pastinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!