Warung Kuliner Cita Rasa Bali Dalam Suasana Yang Natural – Warung Uma Taki

Bagi Anda yang rindu akan suasana desa dengan panorama sawah yang hijau, cobalah untuk mengunjungi Warung Uma Taki yang beralamat di Jalan Mudu Taki, Dalung-Kuta Utara.Tak hanya menawarkan panorama alamnya, menu yag ditawarkan pun berankea ragam dengan harga yang terjangkau.

Di tangan Kadek Sanca Yusa, Warung Uma Taki hadir dalam konsep menikmati hidangan di tengah sawah yang melahirkan ketenangan dan kenyamanan yang membuat siapa saja betah untuk berlama-lama di wisata kuliner yang telah berdiri sejak Desember 2016 ini.

Di tengah sawah nan hijau yang ditangani oleh keluarga dari Kadek Sanca Yusa sendiri, Warung Uma Taki menghadirkan menu dengan harga yang terjangkau dapat disesuaikan dengan kantong pelajar, meliputi menu utama seperti ayam suna cekuh, krengsengan ati ampela, nasi goreng suna cekuh, rujak colek, cah kangkung. Tersedia juga paket nila bakar, paket nila tepung, paket pepes nila, paket pepes ayam. Untuk makanan penutup, Anda ditawarkan jajan Bali, pisang goreng, rujak cuka, salad kelapa. Menu favorit dari kuliner ini adalah paket nila bumbu nyat-nyat yang dilengkapi dengan lalapan, sayur dan nasi hanya dengan harga 38 ribu rupiah.

Sebelum membangun bisnis kuliner, Kadek Sanca Yusa sudah terbiasa kerja keras sejak duduk di bangku SMP, untuk membiayai sekolahnya. Ia bekerja sebagai kuli bangunan, hingga SMA karena gengsi ia berhenti melakukan pekerjaan tersebut dan beternak babi. Bersama saudaranya kemudian memulai berdagang baju, hingga memiliki toko sendiri.

Di bangku kuliah, Kadek Sanca Yusa menjatuhkan minatnya pada fakultas ekonomi, meski berbeda dengan bisnis yang akan ia rintis, namun berkat dukungan keluarga, ia mampu membangun bisnis kuliner dengan makanan khas Bali yang sederhana namun memiliki cita rasa yang lezat. Buka sejak pk.11.00 – pk.22.00, awalnya Kadek Sanca Yusa menggunakan management selama delapan bulan, setelah bulan ke sembilan, ia memutuskan untuk mengambil alih Warung Uma Taki dan memberanikan diri untuk mengembangkan kulinernya secara mandiri.

Alhasil berkat ketekunan dan kemandirian yang lahir dari keadaan keluarga yang sederhana, membuat Kadek Sanca Yusa mampu mengangkat taraf ekonomi keluarganya jauh lebih baik, dengan menjadi seorang pengusaha kuliner, yang menjadi salah satu dari sekian banyak warung Rekomendasi GEMA (Gerakan Ekonomi Dharma) Satwika. Merupakan Gerakan Usaha Dharma (Hindu) untuk menciptakan, mengembangkan dan mempromosikan berbagai usaha umat sedharma yang berorientasi pada proses usaha yang SATWIKA (berlandaskan nilai-nilai SATWAM, kebenaran dan kebaikan).

Kedepannya dengan berbagai hidangan khas Bali yang dikemas dalam konsep resto yang natural dengan pelayanan kelas bintang 5. Kadek Sanca Yusa pun memiliki keinginan untuk membuka cabang Warung Uma Taki di beberapa tempat tanpa mengurangi kualitas masakan yang tinggi dengan cita rasa Bali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!