Tawarkan Rasa AMAN dalam MEMBELI MOBIL BEKAS IDAMAN – Wijaya Motor

Jika dahulu kendaraan roda empat berupa mobil hanya dimiliki kalangan tertentu saja, berbeda dengan masa sekarang di mana keberadaannya sudah lumrah. Seiring dengan perkembangan zaman, usaha untuk memiliki mobil kian mudah sejalan dengan munculnya fasilitas cicilan jangka panjang dengan uang muka ringan. Tidak hanya mobil baru keluaran dari pabrikan otomotif, mobil bekas kepemilikan pun banyak diburu oleh masyarakat. Harga yang lebih murah, menjadikan mobil bekas dilirik pasar jual beli kendaraan. Peluang yang menjanjikan dari bisnis ini kemudian memotivasi I Wayan Suta Wijaya untuk meninggalkan zona nyaman sebagai karyawan dan memilih menghadapi tantangan sebagai wirausahawan.

Selain harga relatif lebih murah dari harga mobil baru, keunggulan lainnya membeli mobil bekas adalah bisa langsung digunakan. Menurut I Wayan Suta Wijaya, pemilik Wijaya Motor, proses panjang mendapatkan surat kelengkapan menjadi hambatan bagi pembeli mobil baru. Sedangkan jika membeli mobil bekas, hal ini tidak akan terjadi, sebab seluruh surat dapat langsung berpindah tangan ketika melakukan pelunasan. Kemudian, yang hanya perlu dilakukan adalah proses balik nama untuk kelancaran pembayaran pajak pada kemudian hari.

Selain surat-surat yang telah tersedia, keunggulan selanjutnya adaalah tidak perlu menunggu stok mobil yang inden dari pabrik. Cukup datang ke showroom mobil bekas atau pemilik mobil, pembeli bisa langsung membawa pulang mobil yang diinginkan. Variasi tipe dan merk mobil bekas yang beredar di pasaran juga lebih banyak dan pembeli juga bisa menyesuaikan pilihannya dengan dana yang dimiliki.

Tentunya di luar keuntungan yang dijabarkan sebelumnya, ada pula kekurangan dari membeli mobil bekas. Jika tidak teliti dalam memilih dan bertransaksi, bisa jadi pembeli akan dirugikan. Menurut Wayan Suta, kerugian yang dialami saat membeli mobil bekas dapat diminimalisir dengan cara membeli produk dari showroom mobil bekas terpercaya. Sehingga jika ditemukan ada hal-hal yang merugikan, pembeli dapat meminta pertanggungjawaban dari perusahaan penjualan mobil bekas.

Sebagai salah satu pengusaha jual beli mobil bekas, Wayan Suta selalu memastikan produk-produk yang dijajakan di showroom miliknya berkualitas dan memiliki dasar legalitas. Sebelum dipasarkan, kendaraan selalu dicek kondisinya serta kelengkapan surat-surat yang ada. Calon pembeli yang ingin meminang produk mobil bekas miliknya bisa melihat langsung ke showroom Wijaya Motor, Jalan Badak Agung No.31, Kelurahan Panjer, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar.

“Kami menawarkan garansi seratus persen uang kembali jika ternyata kami menjual mobil bekas kecelakaan yang cukup parah dan surat-surat kendaraan yang bermasalah serta kendaraan yang tersangkut kasus.” kata Wayan Suta menjelaskan.

Tidak hanya melakukan penjualan, Wayan Suta juga melayani pembelian mobil bekas. Bagi siapa pun yang ingin menjual kendaraan pribadi dengan cepat, Wayan Suta siap membeli dengan harga terbaik. Ia juga siap langsung mengunjungi rumah penjual untuk inspeksi kendaraan, sekaligus memberikan penawaran terbaik terhadap kendaraan bersangkutan. Jika sudah cocok, pembayaran pun bisa dilakukan langsung pada hari itu juga.

Hadapi Tantangan

Sebelum terjun ke dunia bisnis jual beli mobil bekas, Wayan Suta sebelumnya pernah mencicipi pengalaman kerja di industri perbankan. Dari perspektif seorang karyawan, ia melihat tidak adanya peluang meningkatkan taraf hidup secara signifikan. Sedangkan hal itu bisa didapatkan manakala menjadi seorang pengusaha. Ia semakin termotivasi menjadi pengusaha karena tidak hanya dapat meningkatkan kemampuan finansial, ia juga dapat memiliki kesempatan lebih banyak meluangkan waktu untuk keluarga kecilnya.

Pada saat masih berstatus karyawan, Wayan Suta mulai mencoba usaha jual beli mobil bekas bersama beberapa temannya. Namun di tengah jalan ia memutuskan untuk mandiri sekaligus mengambil keputusan untuk berhenti dari statusnya sebagai karyawan di bank. Meski ia akan kehilangan kesempatan mendapat gaji tetap setiap bulan, namun tekadnya sudah bulat untuk menghadapi segala risiko sebagai wirausahawan.

Setelah resmi mendirikan Wijaya Motor, Wayan Suta dibantu beberapa karyawan untuk menjalankan usahanya. Tantangan yang dirasakannya mengelola usaha jual beli kendaraan adalah harus turun tangan langsung dalam setiap kegiatan transaksi. Meski harus menempuh jarak yang jauh untuk inspeksi kendaraan atau mengantarkan mobil ke calon pembeli, ia hadapi dengan semangat kerja tinggi.

Strategi pemasaran yang dilakukan yaitu dengan memanfaatkan teknologi komunikasi yang ada. Pria kelahiran Denpasar ini menjelaskan bahwa dirinya sangat terbantu dengan keberadaan media sosial dan situs jual beli barang bekas yang tersedia di internet. Melalui situs-situs tersebut ia dapat dengan mudah menyasar target market yang diinginkan serta lebih efisien dalam menggunakan anggaran berpromosi.

Wayan Suta mengatakan dirinya belum memiliki keinginan mengembangkan sayap bisnis ke industri lainnya. Namun ia mengakui memiliki angan-angan mengembangkan usaha bengkel otomotif yang nantinya akan menunjang usahanya saat ini. Hanya saja untuk saat ini ia ingin fokus menjaga stabilitas usaha terlebih di pandemi ini kondisi pasar masih sangat lesu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!