Penginapan Dengan Desain Natural di Tengah Sawah Yang Menakjubkan – Pondok Sebatu Villa

Memiliki panggilan akrab De Lawa, pria kelahiran 19 Desember 1976 ini, menceritakan apa yang ia jalani saat ini, berbanding terbalik dengan pendidikannya, di mana pada saat duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan, ia memilih jurusan bagian seni lukis dan seni kriya atau seni patung.

Tahun 1995 masyarakat Desa Sebatu, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar mayoritas bekerja sebagai wirausaha, selain sebagai petani dengan lahan yang kecil. Di tahun yang sama, De Lawa pun mulai peruntungannya dengan menjual hasil karyanya dari sekolah dengan ngacung dari Pasar Sukawati, ke tempat-tempat daerah seni di Ubud hingga ia titipkan di art shop milik saudara.

Di tahun 1998, krisis moneter justru memberikan panen yang luar biasa untuk De Lawa, hingga ia pun mampu membuka sebuah art shop sendiri. Untuk mempertahankan bisnisnya, ia terus berinovasi dengan menciptakan desain-desain terbaru. Namun, sekitar akhir tahun 2009, bisnisnya art shopnya tak mampu ia pertahankan dan semakin merosot dari tahun ke tahun. De Lawa kemudian memberanikan diri untuk berpindah haluan dengan berbisnis properti.

Di akhir tahun 2009 ke 2010, De Lawa dan sang istri yang memiliki basic di dunia pariwisata kemudian membangun akomodasi penginapan bernama Pondok Sebatu Villa yang beralamat di Banjar Sebatu, Sebatu Village – Ubud, Gianyar. Berlokasi di ketinggian 650 meter dari permukaan laut dengan curah hujan yang tinggi, vila ini dapat menjadi sebuah penginapan yang romantis bersama pasangan Anda. Suasana alam dan desain dari penginapan ini dibuat senatural mungkin, dimana menjadi andalan De Lawa untuk mempromosikan akomodasi penginapannya.

Dibangun di tengah sawah yang menghadap ke lembah yang menakjubkan, Pondok Sebatu Villas menawarkan pilihan vila bergaya kayu yang unik dari kayu tua “Joglo” tradisional Jawa yang dilengkapi dengan pasokan mata air untuk vila-vila menjadikan Pondok Sebatu sebagai salah satu bangunan dengan konsep ramah lingkungan.

Lokasinya strategis penginapan ini cukup strategis, menghabiskan waktu 20 menit berkendara dari pusat Desa Budaya Bali di Ubud, 15 menit ke objek wisata terkenal seperti Gunung Batur di Kintamani, Istana Tampaksiring dan perkebunan kopi, Lokasi juga hanya Pondok Sebatu Villas menawarkan koleksi vila berdesain unik dari kayu tua “Joglo” tradisional Jawa yang dilengkapi dengan pasokan mata air untuk vila-vila menjadikan Pondok Sebatu sebagai salah satu bangunan konsep ramah lingkungan di daerah tersebut.

Pondok Sebatu Villa memiliki kamar tipe deluxe, dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dengan satu kamar tidur, Vila dengan kolam renang dan dua kamar tidur dan vila kolam renang dengan tiga kamar tidur. Semua kamar menghadap ke lembah sawah dilengkapi dengan fasilitas moderen menjadikan tempat ini tempat yang sempurna untuk berbulan madu atau liburan keluarga.

Dalam membangun Pondok Sebatu Villa, Made Suarbawa terinspirasi dari orangtua yang tak mengenal putus asa dan lebih mengutamakan kejujuran dalam kehidupan. Dimanapun bila kita berangkat dari kejujuran, minimal dalam menjalani hari-hari tidak terbebani. Selain restu orangtua, restu dari Sang Pencipta pun ia yakini menjadi faktor kesuksesan Pondok Sebatu Villa.

Sebagai wujud syukur, di sela-sela kesibukkan membangun bisnisnya, Made Suarbawa meluangkan waktu untuk bersosialisasi, salah satunya dengan ngayah di pura. Ia meyakini, dengan melakukan hal positif untuk kepentingan orang banyak terlebih kepada Sang Pencipta, Tuhan akan selalu menyertai perjalanan dalam kehidupan maupun dalam bisnis. Tidak hanya bermuluk-muluk dalam bermimpi, tapi benar-benar memperjuangkan apa yang kita yakini.

Made Suarbawa berharap sebagai masyarakat Bali, rekan-rekannya pun memiliki motivasi untuk sukses di tanah sendiri, dengan tidak memilih-milih pekerjaan, mengambil pekerjaan apa saja, peluang itu akan muncul dihadapan kita. Kemudian lakukan sepenuh hati, Tuhan tidak akan pernah menutup mata, untuk umatnya yang bekerja keras.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!