Oka’s Bakery & Cafe – Sajikan Menu Sehat dari Bahan-Bahan Organik

Oka’s Bakery & Café, merupakan salah satu kuliner sehat dan berbahan organik di daerah Canggu, yang telah berdiri sejak 2009. Bila Anda sedang berlibur ke Bali, bosan dengan makanan berminyak dan pedas, Anda wajib mengunjungi daerah Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Awalnya Ni Ketut Lisyawati memproduksi roti-roti dengan standar Indonesia, seiring berjalannya waktu, karena banyaknya permintaan wisatawan, baik itu internasional maupun lokal untuk mengembangkan usaha kuliner yang sehat, ia pun mulai belajar memproduksi roti yang sehat dari wisatawan dan chef-chef mancanegara. Agar memiliki kesempatan yang lebih leluasa dalam bertanya, ia meminta waktu khusus kepada para chef, agar lebih mengedukasi dirinya dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan sehat, sejak proses pemilihan bahan, produksi, hingga siap dipasarkan.

Roti-roti yang diproduksi Ketut Lisyawati tak hanya di konsumsi oleh para tamu yang memilih makanan sehat mereka, di Oka’s Bakery & Café. Café yang beralamat di Jalan Batu Bolong 27A, Canggu ini, juga menyuplai ke vila-vila dan beberapa restoran di Canggu.

 

Oka’s Bakery & Café tak hanya menawarkan roti-rotinya yang sehat, berbagai menu breakfast, seperti Oka’s smoothing bowl, energy smoothies bowl, banana porridge, omelet campur, scrambled tofu, healthy dragon breakfast, breakfast wrap dan minuman meliputi aneka coffee, tea, juices, smoothies, soft drink-beer. Selain itu ada juga creamy pasta gluten, nachos (makanan dari Meksiko dengan keripik tortilla goreng disiram keju cair dan ditaburi cabai hijau besar Meksiko), smoke salmond, salad, panini sandwich dan beraneka cake vegan, fruittart dan masih banyak makanan sehat lainnya.

Ni Ketut Lisyawati lahir dalam keluarga besar dengan jumlah enam saudara, sejak kecil ia adalah tipikal yang aktif, selain membantu orangtua, kewajibannya dalam belajar pun tak terbengkalai, ia selalu meraih juara di kelasnya. Namun, saat akan melanjutkan ke SMA, keluarganya tidak memiliki biaya, sehingga ia langsung bekerja di sebuah hotel saat itu. Walau ia tidak bisa menggunakan bahasa Inggris, kemauan yang kuat untuk belajar bahasa asing dan mulai mengenal dunia paiwisata.

Akhirnya tertarik untuk membuat roti saat Ni Ketut Lisyawati bekerja di restoran, ia ikut tur para wisatawan yang tak jarang singgah di bakery. Dari sana ia melihat sebuah peluang membuka bisnis bakery di Canggu.

Dalam membangun bisnis kulinernya, Ni Ketut Lisyawati mendapat dukungan dari keluarga, khususnya sang suami dan anak-anak. Suami yang merupakan lulusan sarjana teknologi pertanian, ia perkenalkan kepada dunia pariwisata untuk berbisnis, meski banyak wisatawan mancanegara asing yang menawarkan kerja sama, namun ia lebih memilih untuk menjunjung keharmonisan keluarga seiring dengan perjalanan membangun bisnisnya. Selain membangun bisnis kuliner, bersama keluarga ia juga mengembangkan beberapa guest house.

Ketut Lisyawati menghargai sebuah proses belajar dalam membangun bisnis, awalnya ia tidak tahu bagaimana produksi roti, karena memiliki keinginan kuat untuk menjadi pribadi yang terus berkembang dengan intelektual dari orang-orang yang telah berpengalaman di bidangnya. Astungkara, atas pencapaiannya saat ini dapat memberi kesempatan untuk mengelola, berbagi rejeki dengan orang-orang sekitar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!