Membangun MINDSET POSITIF untuk MERAIH KESUKSESAN

Kematangan pribadi seseorang, tergantung dari lingkungan dan cara berpikir orang itu sendiri. Meskipun memiliki orangtua yang sibuk bekerja, sehingga sulit untuk mendapatkan perhatian lebih. Belum lagi gangguan disleksia yang ia derita sejak anak-anak, Frans berhasil membuktikan bahwa ia mampu menghadapi tempaan-tempaan tersebut menjadi sesuatu hal yang positif dalam hidupnya.

Profil Frans Herry Widjaja – Owner Wijaya Platinum

Frans Herry Widjaja lahir di Tangerang 23 Juni 1971, dalam lingkungan keluarga yang keras. Keras dalam artian, orangtuanya menghabiskan sebagian besar waktu untuk bekerja sebagai buruh celup di pabrik kaos, sehingga perhatian yang harusnya diterima oleh Frans dan ketujuh saudaranya berkurang, belum lagi himpitan ekonomi yang mendera keluarga, memaksakan Frans untuk terus survive dengan bekerja sambil bersekolah.

Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar, Frans sudah mulai bekerja dengan membuka lapak kecil, disamping kios milik orangtua, untuk berjualan kembang api di Pasar. Ia juga berjualan lotere di sebuah pemukiman di Tangerang. Memasuki masa kuliah, ia mulai berpikir tentang masa depannya, dimana di usia 45 tahun ia berniat untuk pensiun muda. Hal yang membuatnya mengambil keputusan tersebut adalah keinginanannya untuk lebih banyak berbagi dengan orang-orang sekitar, dimana ia terinspirasi dari buku-buku dan seminar-seminar yang ia ikuti untuk menentukan setting goal yang ingin ia capai.

Sebelum Frans membangun bisnis klinik estetika, ia mengembangkan bisnis farmasi bersama keluarga, yang berkembang dari sebuah gerobak, kios kecil, toko, hingga membangun apotek.

Karena seluruh keluarga masuk dalam bisnis tersebut, banyak suara dari kepala yang berbeda mengemukakan pendapat mereka. Dari sanalah visi dan misi sulit untuk sejalan, sehingga timbul keinginannya untuk membuka sebuah usaha sendiri.

Menempuh perjalanan yang tidak mudah, Frans akhirnya menyelesaikan kuliah Kedokteran di Universitas Atmajaya. Lulus dari kuliah ia sempat membantu bisnis keluarga, sebelum kemudian memutuskan untuk membuka usaha sendiri di bidang yang sama. Ayah dari dua orang anak ini kemudian menyewa tempat di daerah Pamulang dan merekrut enam orang karyawan. Walau tidak mendapat dukungan, ia bertekad untuk tidak lagi bergantung hidup dari penghasilan orangtua.

Di lima tahun pertama, Frans merasakan sulitnya membangun usaha, terutama membangun sistem dan konsep dalam kliniknya. Namun sedikit demi sedikit ia banyak belajar hingga berhasil membuka 27 cabang Wijaya Platinum selama 14 tahun diantaranya Pamulang, Cinere, Depok, Bintaro, Sumantri dan di Bali, Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar.

Tentang Wijaya Platinum

 

Wijaya Platinum melayani beberapa treatment diantaranya Chemical Peeling yaitu metode peremajaan kulit dengan mengangkat sel kulit mati dan memperbaiki kerusakan kulit, seperti kulit kusam, pigment, kerutan halus, komedo, dan penuaan dini. Laser CO2, menggunakan sinar laser untuk mengatasi benjolan/tumor jinak pada permukaan kulit, membuang andeng-andeng, membuang kutil, bopeng-bopeng bekas jerawat dan pori-pori besar. Laser Nydag, bersertifikasi dari Jepang digunakan untuk menghilangkan pigmentation disorder (gangguan pigmentasi pada kulit) seperti tanda lahir, tato, tahi lalat. Selain treatment-treatment tersebut, ada juga Instant Anti Aging Injection, Keloid Management, Endolift, Smartlift dan Therapi Acne.

Telah menjadi seorang pengusaha, Frans Herry Widjaja terinspirasi oleh Anne Avantie. Oleh perancang busana kebaya terbaik tersebut, ia mendapat ilmu bahwa seorang pengusaha tidak hanya harus berani mengambil langkah tapi juga tegas mengatakan “cukup” untuk diri sendiri.

Mengikuti jejak Anne Avantie, Frans pun berkeinginan untuk mengisi dan menikmati hari tuanya dengan hobi traveling dan menulis. Sekaligus memberi kesempatan kepada generasi muda untuk mengembangkan dan membangun kreativitas mereka dengan mengubah dan membangun mindset positif menjadi seorang pengusaha. Pengusaha yang tidak sekedar sukses namun juga mampu menginspirasi orang-orang disekitar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!