Lihai Mengolah Traditional Greek Food Yunani Hingga menu Crispy Duck

Awalnya Duck Duck Goose dibuka bersama suami, yang telah memiliki basic dalam memasak. Namun sebelumnya suami hanya mempraktikan hasil masakannya di rumah untuk keluarga. Kemudian mereka memiliki ide untuk mencoba memulai usaha, dengan membuka sebuah warung kecil berlokasi di Jalan Pantai Double Six, dengan konsep traditional greek food Yunani, di mana Sang Suami berasal dari negara tersebut.

Sudah sekitar lima tahunan traditional greek food berjalan, di enam bulan pertama sudah mampu mengundang keinginan masyarakat untuk mencoba, meski masih ada yang masih asing dengan kuliner tersebut, terkecuali untuk wisatawan Australia, yang sudah akrab dengan kuliner ini, karena di negara mereka, kuliner ini sudah ada lebih dulu.

Tak puas sampai di sana, Luh Sumi bersama suami semakin mengembangkan usaha kulinernya pada Januari 2018, dengan membuka restoran, bernama Duck Duck Goose Restaurant, berlokasi di Jalan Mertanadi No. 35, Seminyak-Kuta Utara. Menu utama yang ditawarkan diantaranya meliputi menu Asian fusion, Italia, dumpling noodles, salads, rice bowls, fresh juice and coffee. Yang menjadi favorit, seperti nasi goreng lengkap dengan telur mata sapi dan sate ayam; souvlaki yang menyerupai sate, terdiri dari potongan-potongan kecil dari daging, yang terkadang disertai juga dengan sayuran yang dipanggang dengan tusuk sate.

Sesuai dengan namanya, menu bebeknya pun saying untuk tidak dicoba, yakni mie goreng bebek dengan abon bebek, kol, wortel, bayam, bawang merah, cabai, telur goreng lembut dan acar sayuran. Dan crispy duck, bebek goreng yang renyah disajikan dengan dua cara, dengan sayuran rebus, tauge, basil thai, dan saus cabai kedelai jahe oranye. Untuk makanan penutup, pengunjung dapat memilih crepes, lokma with ice cream, atau blue bird.

Setelah satu tahun dibuka, dengan beragam menu yang disajikan, Duck Duck Goose, sudah mulai terlihat perkembangannya setelah satu tahun didirikan, ungkap wanita kelahiran Singaraja, Desa Sambirenteng ini. Untuk menjaga kualitas kesegaran makanan yang disajikan, Duck Duck Goose menjamin kulinernya tidak menggunakan bahan kimia, karena para pengunjung, terutama wisatawan asing sudah semakin peduli dengan kesehatan mereka. Seiring dengan perkembangan menu-menu baru yang akan disajikan, ia akan pun akan menerapkan aturan yang sama.

Kerja keras Luh Sumi, dalam membangun usaha bersama suami, tak lepas dari didikan dan pengaruh positif dari keluarga. Melihat semangat kedua orangtua dalam bekerja sebagai petani yang bekerja di kebun orang. Di saat kebun tidak memberikan hasil panen, orangtuanya juga mengambil pekerjaan lain, dengan membuat gula aren, yang biasa dijadikan sebagai bahan untuk minuman atau makanan seperti bubur sumsum karena tanpa pemanis tambahan.

Melihat kerja keras orangtuanya, membuat Luh Sumi turut membantu bekerja, sebagai buruh cuci pakaian dan menumbuk tepung, karena saat itu memang belum ada yang menjualnya. Orangtua pun mendukung apa yang ia kerjakan, khususnya Sang Ibu yang begitu dekat dengannya, demi dapat terus melanjutkan sekolahnya.

Kemandirian tersebut, mengantarkan Luh Sumi hingga dewasa, hingga ia menikah, dan memutuskan untuk memberanikan diri membangun sebuah usaha kuliner bersama suami yang tentu tak lepas dari tantangan tersendiri di dalamnya. Ia pun ingin memotivasi anak-anaknya sebagai generasi muda, untuk mulai belajar hidup mandiri, tidak tergantung kepada orangtua sepenuhnya. Agar kedepannya dapat menumbuhkan rasa percaya diri atas kemampuan yang dimiliki melalui langkah positif di bidang apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!