Kenali Beberapa Penyakit yang Bisa Timbul Ketika Kurang Aktivitas di Rumah

Akibat pandemi virus corona, pemerintah memberlakukan physical distancing atau pembatasan kontak fisik degan orang lain.

Selain itu, pemerintah juga mengimbau untuk tetap berada dirumah dan tidak bepergian ke tempat yang ramai.

Berbagai perusahaan pun mengijinkan karyawannya untuk bekerja di rumah atau work from home.

Dengan berdiam di rumah dan melakukan pekerjaan dirumah, tentunya kita akan menghabiskan waktu untuk duduk terlalu lama di depan komputer.

Duduk terlalu lama ternyata bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya aktivitas fisik ketika duduk terlalu lama. Lalu, gangguan kesehatan apa saja yang disebabkan oleh duduk terlalu lama? Berikut ini adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh duduk terlalu lama.

  1. Degenerasi otot

Duduk terlalu lama akan menyebabkan degenerasi otot atau pelemahan otot. Selain itu, duduk terlalu lama juga akan menyebabkan sakit pinggang karena otot-otot di bagian pinggang akan menjadi kaku dan bergerak sangat terbatas.

Sakit pinggang juga akan menurunkan mobilitas otot yang dapat menyebabkan orang akan terjatuh saat berjalan.

  1. Kadar kolesterol meningkat

Sebuah penelitian di Australia menemukan bahwa duduk 2 jam akan meningkatkan kadar trigliserida hingga 11% dibandingkan dengan berdiri.

  1. Obesitas

Duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan obesitas karena kadar trigliserida dalam tubuh tidak banyak digunakan menjadi energi sehingga dapat menyebabkan obesitas.

Menurut penelitian, orang yang mengalami obesitas adalah orang yang duduk lebih lama dibandingkan orang yang memiliki berat badan normal.

  1. Memperlambat Pencernaan

Jika setelah makan siang lalu kita langsung kembali duduk dibelakang meja, itu akan memperlambt pencernaan.

Duduk terlalu lama akan menyebabkan isi perut tertekan dan memprlambat proses pencernaan.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Menurut studi yang dipublikasikan di British Journal of Sports Medicine, duduk terlalu lama dapat menyebabkan risiko kanker paru-paru sebanyak 54%, kanker kolon sebanyak 30% dan kanker dinding rahi sebanyak 66%. ini terjadi saat kita duduk, kita tidak bergerak dengan aktif sehingga antioksidan tidak bekerja dnegan baik untuk menangkal radikal bebas.

Selain itu, jika kita terlalu lama duduk akan menyebabkan penambahan berat badan, disfungsi metabolik, disfungsi leptin dan perubahan hormon.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!