Eksplorasi Teknologi Tiada Henti Bersama JKS

Teknologi mengalami perkembangan yang begitu pesat dari masa ke masa. Seolah tidak pernah mencapai puncak kepuasan, orang-orang pun terus berusaha menciptakan inovasi-inovasi terbaru di dunia teknologi. Sehingga banyak benda-benda canggih telah di rancang untuk diciptakan kemudian dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Semua orang memiliki keahlian masing-masing, tapi banyak yang kemudian melupakannya di antara aktivitas keseharian yang dijalankan. Padahal keahlian dan ketertarikan tertentu akan bisa berjalan dengan baik dan memunculkan berbagai potensi bila dikembangkan. Seperti hal nya pemuda kelahiran Mataram bernama I Made Kartha Susila yang sedari kecil menyadari passion-nya untuk mengembangkan diri melalui teknologi komputer. Untuk memaksimalkan hal itu, akhirnya pada tahun 1995 iapun memutuskan untuk mendalaminya dan melanjutkan kuliahnya di Yogyakarta dengan mengambil jurusan ‘Information Technology’ atau yang lebih dikenal dengan singkatan (IT).

Dengan medium komputer yang pada saat itu masih terkesan barang mewah dan langka, iapun mulai belajar dan mengikuti pelajaran kuliahnya dengan meminjam komputer temannya secara estafet demi bisa mempraktikan apa yang telah dipelajarinya. Dari ilmu yang ia dapatkan melalui buku dan pelajaran kelas, iapun lambat laun mulai menyadari bahwa komputer merupakan alat hitung yang bisa menggunakan sebuah fenomena mekanika untuk melakukan operasi data dan dapat menyelesaikan masalahnya lebih cepat. Tidak hanya bekerja lebih cepat, iapun sadar bahwa komputer juga dapat memecahkan hampir semua masalah program yang digunakan di dunia perbankan, medis, bisnis dan pemerintah di seluruh dunia.

Perjalanan I Made Kartha Susila dalam mencari ilmu komputer tak henti disitu, setelah lulus dan mendapatkan ilmu yang telah ditempanya selama masa kuliah, I Made Kartha Susila kembali ingin mengembangkan ilmunya dengan bekerja di sebuah perusahaan (Internet Service Provider) atau Penyelenggara Jasa Internet (PIJI) sebagai rekanan untuk memberikan jasa layanan akses internet atau media komunikasi dan informasi berbasis online. Dari sana ia mulai mendapatkan pembekalan lebih dalam menjalankan sebuah bisnis yang berbasis internet dan perlahan dipertemukan dengan relasi pertemanan yang lebih luas.

Selama bertahun-tahun mencari ilmu dan pengalaman sebagai teknisi dan programmer, akhirnya dengan bekal itu iapun mencoba untuk berwirausaha dan mengembangkan bisnisnya sendiri sebagai teknikal support dalam membantu perkembangan bisnis para relasinya dengan membuat sebuah perusahaan yang bernama ‘PT. Jaya Kartha Solusindo’. Dari proses pengembangannya itu, kini I Made Kartha Susila berhasil menyediakan solusi berbasis jaringan yang terbaharui dalam pengembangan aplikasi media dan sistem layanan jaringan. Dengan terus menciptakan solusi bisnis yang inovatif dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan yang konsisten, ‘PT. Jaya Kartha Solusindo’ miliknya dapat terus bergerak dinamis mengikuti laju teknologi saat ini.

Siapa sangka, dari passion-nya itu kini I Made Kartha Susila sudah memiliki 30 karyawan dan bisnisnya telah aktif menjalar di berbagai pulau seperti Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan dan mungkin akhir tahun akan membuat satu cabang lagi di Nusa Tenggara Timur.

Teknologi memang telah mendarah daging dalam kehidupan kita lebih dari yang telah diperkirakan selama ini, dan hal tersebut menjadi sebuah hal yang tidak dapat kita pisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Teknologi dalam kehidupan I Made Kartha Susila sendiri bisa dijadikan suatu batu loncatan untuk meraih target juga untuk membuka ruang ekplorasi yang berbeda bagi kehidupannya. Sehingga dengan teknologi tersebut, ia mampu memperkuat karakter dirinya melalui ruang yang bisa ia ciptakan untuk mendukung cara kerja dan imajinasinya dalam mengolah ide menjadi suatu hal nyata yang bisa dipraktekkan untuk membangun jalan menuju cita-cita sesuai dengan passion yang ia dalami.

Baginya passion merupakan dorongan utama pada diri seseorang untuk mengejar cita-citanya. Passion yang dihidupi bisa membuat cita-cita tak lagi hanya khayalan anak kecil yang tak realistis, melainkan sebuah tujuan yang bisa direalisasikan. Maka dari itu, tiap individu seharusnya terus membangun jalan menuju cita-citanya. Dengan perkembangan teknologi yang ada, jalan tersebut akan semakin membantu dalam meraih apa yang dicita-citakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!