Berawal dari Kegagalan Kini Sukses Kembangkan Usaha Jasa Sistem Kelistrikan

Setiap orang tentunya pernah mengalami rintangan dalam kehidupan. Namun yang membedakan setiap individu adalah bagaimana cara merespons masalah dengan mencari solusi menghadapi rintangan tersebut. Mereka yang berusaha melihat perspektif lain dari suatu permasalahan umumnya akan mudah melihat jalan keluar terbaik menuju keberhasilan. Seperti yang dilakukan salah seorang pengusaha asal Singaraja bernama I Komang Suarjana yang mampu melihat peluang usaha justru setelah gagal melanjutkan karier sebagai karyawan.

I Komang Suarjana merupakan sosok penting di balik lahirnya perusahaan kontraktor kelistrikan, CV Alap Sari Teknik. Sebagai orang yang berpengalaman selama 20 tahun di bidang teknik elektrik, ia berhasil mengembangkan usahanya dan dikenal sebagai kontraktor elektrikal terpercaya di Pulau Dewata. Klien-klien usahanya banyak yang datang dari kalangan pelaku industri pariwisata di Bali lantaran operasional usaha mereka sangat bergantung dengan sistem kelistrikan.

Uniknya, Komang Suarjana memulai membangun usaha secara mandiri dari keterpaksaan. Ia sebelumnya bekerja sebagai karyawan di perusahaan serupa sejak tahun 2000. Setelah empat tahun berkarier ternyata perusahaan tempat ia bekerja mengalami kegagalan usaha. Hal itu membuat para karyawan termasuk Suarjana harus dirumahkan. Kondisi itu tentunya mengancam finansialnya, sehingga ia harus memutar otak agar dapat menafkahi diri dan keluarganya.

Sembari menunggu informasi lowongan di perusahaan lain, muncul ide untuk mencari sendiri proyek yang bisa ia kerjakan dan pastinya masih berkaitan dengan bidang yang ditekuninya selama ini. Kemudian ia mendapat tawaran mengerjakan sistem kelistrikan, pada waktu itu ia masih meminjam bendera usaha dari orang lain. Setelah sukses menyelesaikan proyek perdananya, sejak itu mulai datang tawaran lainnya silih berganti.

Jasa Instalasi BAS di Bali

Secara umum proyek yang ia kerjakan berkaitan dengan instalasi Building Automation System atau yang sering kita sebut dengan sistem BAS. Sistem ini berupa pemrograman yang berfungsi untuk mengontrol dan memonitor fasilitas penting pada gedung. Misalnya saja pada sistem penerangan, sistem HVAC, sistem kelistrikan dan lain sebagainya.

Berbagai macam manfaat yang didapat oleh pengelola gedung dengan menggunakan sistem BAS. Contoh manfaat penggunaan sistem BAS yaitu dapat menjaga agar kinerja dari seluruh fasilitas yang ada di gedung tersebut beroperasi secara maksimal. Selain itu dapat memantau apabila ada kerusakan dari fasilitas yang terhubung. Di sisi lain pengelola gedung dapat melakukan efisiensi dari segi anggaran, SDM dan tentunya dari segi waktu dalam hal pemantauan fasilitas penunjang gedung.

Di Bali sendiri, pihak pengguna jasa yang ditawarkan Komang Suarjana merupakan pengelola gedung perhotelan. Operasional fasilitas kelistrikan dan pencahayaan di hotel-hotel besar yang ada di Bali sulit dilakukan secara manual sehingga diperlukan suatu pemrograman yang komprehensif dengan sistem kontrol yang mudah diterapkan.

Suarjana mengatakan pihaknya juga menerima jasa desain sistem BAS ini atau bisa juga menginstalasi sesuai rancangan desain yang sudah ada. Sebagai kontraktor kelistrikan terpercaya pihaknya selalu mengutamakan kualitas hasil pekerjaan yang dapat memuaskan konsumen. Menurutnya, kunci kesuksesan usaha di bidang jasa adalah pelayanan maksimal, sesuai dengan target yang diinginkan dan tepat waktu.

“Biasanya konsumen yang merasa puas akan merekomendasikan perusahaan kami kepada calon konsumen lainnya. Jadi bisa dikatakan promosi usaha kami dilakukan dari mulut ke mulut”, ujarnya.

Pria lulusan S1 Teknik Mesin Universitas Brawijaya angkatan 1994 di Malang ini menambahkan, seiring perkembangan usaha ditandai dengan semakin banyaknya jumlah proyek yang ditangani, pada tahun 2009 ia lantas meresmikan bendera usaha milik sendiri. Perusahaan itu diberi nama CV Alap Sari Teknik yang memiliki makna memetik sari atau hasil dari usaha. Ia berharap usaha ini dapat memberikan manfaat, tidak hanya untuk dirinya sendiri melainkan juga untuk para Sumber Daya Manusia (SDM) yang bernaung di bawah CV Alap Sari Teknik.

Bagi pria kelahiran 24 Mei 1976 ini, salah satu hal yang menggenapi langkahnya menuju kesuksesan adalah dukungan keluarga tercinta. Terutama orangtua yang selama ini berjuang demi menjaga kelangsungan pendidikannya. Komang Suarjana merupakan putra dari ayah yang berprofesi sebagai guru SD dan ibu membuka usaha toko kelontong. Harus membiayai enam anak, penghasilan orangtua Suarjana dicukup-cukupkan agar dapat memenuhi semua kebutuhan.

Meski kondisi finansial tidak bisa dikatakan baik, namun orangtua Suarjana sangat peduli terhadap urusan pendidikan putra-putri mereka. Apalagi Suarjana merupakan anak yang memiliki semangat tinggi dalam hal belajar, khususnya pada ilmu matematika. Setelah lulus SMA di Singaraja, Suarjana mengutarakan niatnya untuk melanjutkan kuliah ke Malang. Beruntung orangtuanya dapat memahami keinginan tersebut dan mengizinkannya meraih pendidikan tinggi di perantauan.

Pengalaman saat berkuliah di Malang tidak hanya menjadikan Suarjana menjadi sosok yang cerdas melainkan membentuk karakter mandiri dalam dirinya. Sehingga pada saat gagal melanjutkan karier ia berdikari. Setelah sukses membangun usaha dari nol, ia pun tidak lupa jasa-jasa orangtuanya karena mereka yang telah berusaha sekuat tenaga agar ia bisa melangkah maju lewat pendidikan tinggi.

Suarjana berpesan kepada generasi muda untuk menempuh pendidikan sebaik-baiknya. Setelah itu mencari pengalaman kerja untuk meningkatkan pengetahuan dan relasi. Menurutnya memiliki banyak relasi sangatlah penting sebagai modal apabila nantinya terjun ke dunia usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!