6.000 Ton Beras Tiba di Bali

beras
beras

Denpasar  – Sebanyak enam ribu ton beras tiba di Pelabuhan Benoa, Denpasar, sehingga menambah jumlah stok beras di Pulau Dewata mencapai 19 ribu ton.

“Sekarang di gudang Bulog tersedia 13 ribu ton dan sekarang proses bongkar muat lagi 6.000 ton sehingga menjadi sekitar 19 ribu ton,” kata Kepala Bulog Divisi Regional Bali, Mansur Siri di Denpasar, Jumat.

Menurut dia, jumlah stok beras tersebut diperkirakan mencukupi kebutuhan masyarakat di Pulau Dewata hingga sekitar 10 bulan mendatang.

Sebagian dari beras yang tiba di Bali itu merupakan beras impor dari Vietnam dan Thailand yang didistribusikan melalui Jawa Timur.

Bulog Bali menyatakan bahwa rata-rata konsumsi beras di Bali mencapai sekitar 2.200 hingga 2.600 ton per bulan.

Mansur memastikan bahwa stok beras di Pulau Dewata aman dan mengharapkan tidak ada kelangkaan beras yang menyebabkan kenaikan harga karena pemerintah sudah menjaga ketersediaan pasokan beras.

Stok beras yang ada di Pulau Dewata itu juga dialokasikan untuk pendistribusian beras untuk keluarga sejahtera (rastra) atau sebelumnya disebut beras miskin.

“Mulai kemarin (Rabu) kami sudah mulai menjalankan rastra (raskin),” ucap Mansur.

Untuk itu pihaknya meminta pemerintah kabupaten/kota untuk mengajukan alokasi rastra agar bisa didistribusikan kepada masyarakat sasaran.

Percepatan distribusi itu juga dilakukan agar tidak ada kenaikan harga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan serta Imlek pada Februari 2016.ANT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!